Harga Emas Antam Turun Rp36 Ribu per Gram, Buyback Terkoreksi
Harga emas Antam kembali berfluktuasi pada Jumat, 14 Agustus 2026, turun sebesar Rp36.000 per gram menjadi Rp2.664.000 per gram (pembaruan pukul 08.35 WIB). Penurunan ini mengikuti penguatan Rp20.000 per gram pada hari sebelumnya. Harga buyback juga turun Rp36.000 menjadi Rp2.510.000 per gram, sehingga selisih antara jual dan buyback mencapai Rp154.000 per gram.
Pergerakan Harga Hari Ini
Pada perdagangan Jumat pagi, harga jual emas batangan Antam tercatat di level Rp2.664.000 per gram. Angka ini turun dari posisi Rp2.700.000 per gram yang dicatat pada Kamis. Koreksi yang sama terjadi pada harga buyback, yang kini berada di Rp2.510.000 per gram.
Pergerakan itu menunjukkan volatilitas jangka pendek: setelah menguat Rp20.000 pada Kamis, harga kembali terkoreksi Rp36.000 pada Jumat. Investor dan pengamat pasar mencermati fluktuasi seperti ini untuk menentukan waktu beli atau jual.
Reaksi Investor
Sejumlah investor melihat koreksi harga sebagai kesempatan untuk menambah kepemilikan. Salah satu investor di Malinau, Monica, mengatakan penurunan justru memberi momentum membeli.
"Saya sejujurnya untuk sekarang ini justru senang kalau harganya landai dulu karena masih pengen beli. Harapan kita yang nabung emas ini kan, beli di harga semurah mungkin dan jual saat tujuan tercapai," ujar Monica.
Monica menilai fluktuasi jangka pendek tidak menyurutkan strategi investasi jangka panjangnya. Ia berharap harga emas akan naik signifikan ketika kebutuhan keuangan tercapai, sehingga pembelian saat harga turun memberi keuntungan di masa depan.
Strategi Investasi dan Implikasi
Menurut pemahaman Monica, investasi emas mirip dengan menabung karena dapat menjaga nilai kekayaan dari risiko inflasi. Ia mengilustrasikan bahwa uang tunai yang disimpan dapat tergerus inflasi, sementara emas cenderung mempertahankan daya beli.
"Kalau emas kan bisa menjaga nilai," tambah Monica.
Dengan perspektif jangka panjang, investor seperti Monica memilih membeli bertahap saat harga turun, selama pembelian disesuaikan kemampuan dan tujuan keuangan. Pendekatan ini mengurangi tekanan terhadap fluktuasi harian atau mingguan.
Apa yang Perlu Diperhatikan
Pembaca yang mempertimbangkan membeli emas disarankan memantau pergerakan harga harian dan selisih antara harga jual dan buyback. Selisih Rp154.000 per gram pada hari ini mencerminkan spread yang perlu diperhitungkan saat menjual kembali di masa mendatang.
Pergerakan harga yang berlawanan antar hari (menguat satu hari, terkoreksi hari berikutnya) menunjukkan pasar emas masih bergantung pada sentimen dan faktor jangka pendek, sehingga menentukan strategi berdasarkan tujuan keuangan jangka panjang tetap penting.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kendaraan Listrik Premium Perluas Layanan Purna Jual di Malang
Kendaraan listrik premium mulai memperluas layanan purna jual di Malang; rincian lengkap belum dipublikasika...
PT Flobamor Fokus Perhotelan, Perkapalan, dan NTT Mart di 2026
PT Flobamor kembali beroperasi dan fokus pada perhotelan, perkapalan, serta pengembangan NTT Mart untuk menu...
Solo Urbana Bolon Luncurkan 99 Hunian Megah Dekat Bandara
PT Agungtex Group meluncurkan Solo Urbana Bolon: 99 unit rumah dua lantai di Colomadu dekat Bandara Adi Soem...
Waspada: 9 Ciri Investasi Bodong dan Cara Menghindarinya
Kenali 9 ciri investasi bodong—dari bisnis tak jelas hingga janji keuntungan tanpa risiko—dan langkah verifi...
MIND ID Perluas Akses Pendidikan Berkualitas lewat Program #MINDucation
MIND ID memperluas akses pendidikan berkualitas lewat program #MINDucation di Pemali Boarding School untuk m...
Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Emas untuk Stabilitas Moneter
Pemerintah dorong penguatan ekosistem emas hulu-hilir untuk mendukung cadangan BI dan stabilitas moneter. Up...