200 Jamaah Kloter 12 Dapat Pendampingan Khusus Masuk Raudah
Madinah — Rombongan Haji Kloter 12 KNO menjalani pendampingan khusus saat bersiap memasuki Raudah di Masjid Nabawi, Madinah. Tim kloter memberi prioritas bagi jamaah perempuan berjumlah 200 orang, termasuk lansia dan jamaah kategori risiko tinggi (risti), agar dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Pendampingan intensif untuk jamaah lansia dan risti
Ketua Kloter 12 KNO, H. Muhammad Asroi Saputra, bersama Pembimbing Ibadah H. Akmal Marzuki memimpin proses pendampingan. Langkah ini bagian dari komitmen "Haji Ramah Lansia, disabilitas dan perempuan".
Petugas memastikan para jamaah berkebutuhan khusus mendapat akses prioritas dan pendampingan penuh. Tindakan yang dilakukan meliputi:
- Akses jalur khusus: memandu kursi roda melewati area padat menuju pintu masuk Raudah.
- Bimbingan ibadah: pembimbing terus memberikan arahan doa dan tata cara salat sunah di Raudah meski kondisi fisik terbatas.
- Pengawasan kesehatan: memantau kondisi fisik jamaah risti agar tetap stabil selama menunggu antrean masuk.
Peran petugas, Karom dan Karu
Dalam pelaksanaan, petugas kloter berkoordinasi dengan Karom dan Karu untuk menata barisan dan mengatur alur masuk. Jamaah pengguna kursi roda ditempatkan di barisan depan untuk memudahkan akses dan pengawasan.
Peran pembimbing ibadah tidak hanya administratif; mereka juga memberikan dukungan spiritual dan panduan konkret saat jamaah menjalankan ibadah di area yang khusyuk tersebut.
Respons jamaah dan suasana haru
Suasana di pelataran Masjid Nabawi dipenuhi haru saat para jamaah bergerak mendekati area Mustajab. Beberapa jamaah lansia menitikkan air mata bahagia saat mendekat ke Raudah.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah, tanpa terkecuali, dapat merasakan nikmatnya beribadah di Raudah. Bagi jamaah lansia dan risti, kehadiran petugas adalah untuk menjadi 'kaki dan tangan' mereka agar impian berselawat langsung di hadapan makam Rasulullah dapat terwujud."
Keberhasilan memobilisasi 200 jamaah perempuan itu mencerminkan sinergi antarpetugas, pembimbing ibadah, dan kesabaran jamaah. Pendampingan ini diharapkan terus berjalan selama rangkaian ibadah di Madinah untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan jamaah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tiga Hakim PN Medan Dilaporkan ke Bawas MA soal Putusan PHI
Tiga hakim PN Medan dilaporkan ke Bawas MA soal putusan perselisihan hubungan industrial yang dinilai copy-p...
DPRD Minta Peninjauan Harga Tiket PRSU, Khawatir Bebani Warga
DPRD Sumut minta peninjauan harga tiket PRSU Rp35.000 (hari biasa) dan Rp75.000 (akhir pekan) karena dinilai...
68 Remaja Brimob Polda Sumut Latihan Mental dan Keterampilan Lapangan
68 remaja Brimob Polda Sumut menjalani latihan mental dan lapangan di Langkat pada 7 Juli untuk membentuk ke...
Tiga Berita Medan: Kritik Harga Tiket PRSU, Tuntutan Pengedar Sabu, Demo Pedagang
Tiga peristiwa di Medan: kritik harga tiket PRSU Rp75.000, tuntutan 5 tahun untuk terdakwa pengedar sabu, da...
GPM Aceh Besar Turunkan Harga Telur dan Cabai, Paket Rp215.000
Aceh Besar gelar Gerakan Pangan Murah 7 Juli; paket Rp215.000, telur turun ke Rp40.000 per papan dan cabai s...
Aceh Besar Sambut Ratusan Mahasiswa KKN USK untuk Pengabdian
Ratusan mahasiswa KKN USK diserahkan ke Pemkab Aceh Besar pada 7 Juli untuk mengabdi di gampong, mendukung p...