Rajawali Bawa Kembali Guns N' Roses ke Indonesia 2026
Rajawali Indonesia memastikan Guns N' Roses akan tampil kembali di Jakarta pada 2026. Konser diumumkan dalam konferensi media di Artotel Senayan, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Juni 2026. Penyelenggara menyebut fanbase kuat dan respons positif pada konser 2018 sebagai alasan utama pembawaan ulang band rock legendaris itu.
Alasan utama: basis penggemar besar
CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, menilai minat penonton menjadi faktor penentu. Pengalaman konser pada 2018 dianggap sebagai tolok ukur bahwa permintaan terhadap Guns N' Roses tetap tinggi di Indonesia. Karena itu, penyelenggara yakin konser 2026 akan kembali mendapat sambutan besar dari penggemar lintas generasi.
"Alasan kami membawa dan menghadirkan kembali Guns N' Roses karena band ini memiliki fanbase yang sangat kuat. Salah satu tolok ukurnya adalah konser Guns N' Roses pada tahun 2018 yang mendapat respons luar biasa dari para penggemar,"
Lokasi dan ketersediaan tiket
Konser direncanakan digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Venue ini memiliki kapasitas lebih terbatas dibandingkan Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipakai pada konser sebelumnya. Akibatnya, jumlah tiket yang tersedia diperkirakan lebih sedikit, sehingga permintaan diprediksi tetap tinggi.
"Tiket konser kali ini lebih terbatas karena digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno. Kami sangat optimistis konser ini sangat ditunggu karena basis penggemarnya sangat besar dan tergolong militan,"
Dampak bagi industri musik live
Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, melihat kembalinya Guns N' Roses sebagai indikator pasar konser internasional yang kuat di Indonesia. Menurutnya, antusiasme penonton menunjukkan negara ini menjadi tujuan penting bagi musisi internasional. Hal ini juga dianggap sebagai momentum bagi perkembangan industri pertunjukan musik di tingkat nasional.
"Guns N' Roses adalah satu nama yang tak terbantahkan dalam sejarah musik modern. Kembalinya mereka ke Indonesia menunjukkan besarnya kekuatan pasar live entertainment dan antusiasme penggemar di Indonesia,"
Penyelenggara berharap konser ini menjadi salah satu pertunjukan rock terbesar pada 2026 dan mempersatukan penggemar dari berbagai generasi. Dengan kapasitas yang lebih kecil, ekspektasi tinggi terhadap laju penjualan tiket dan kualitas produksi menjadikan acara ini sorotan utama industri hiburan tahun ini.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...