Nasional

Gibran Terima Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid di Istana

Bagikan:
Wapres Gibran menyambut Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid di Istana Wakil Presiden Jakarta

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima kunjungan bilateral Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 17 September 2026. Pertemuan itu bertujuan mempererat kerja sama kedua negara dan membuka peluang ekonomi baru.

Agenda dan sambutan

Kedatangan Ahmad Zahid disambut hangat oleh Wapres Gibran. Setelah berpelukan di muka istana, keduanya berjalan bersama menuju area penerimaan dan disuguhi Tarian Merak dari Jawa Barat.

Wakil PM kemudian menandatangani buku tamu negara dan berfoto bersama Wapres. Sambutan resmi menegaskan hubungan persahabatan dan komitmen kerja sama kedua pemerintahan.

Pernyataan kedua pihak

Selamat datang kembali, kedua kalinya Yang Mulia berkunjung ke kantor kami, terakhir bulan April 2025. Selamat datang kembali Yang Mulia, salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo untuk Yang Mulia.

Dalam sambutannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa Malaysia adalah mitra strategis Indonesia dan berharap kunjungan dapat memperkuat hubungan kedua negara.

Saya yakin kunjungan Yang Mulia kali ini bisa lebih mempererat kerja sama. Dan juga membuka peluang-peluang baru yang nanti ke depan akan menguntungkan kedua negara.

Saya mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan yang hangat kepada saya. Saya ingin menyampaikan salam dari bapak Anwar Ibrahim (PM Malaysia).

Delegasi yang mendampingi

Wapres dan Wakil PM didampingi sejumlah pejabat dari kedua negara. Dari pihak Indonesia, rombongan ikut menghadiri pertemuan untuk membahas agenda kerja sama bilateral.

  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto
  • Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta
  • Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Ahmad Haikal Hassan
  • Plt Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar

Makna kunjungan dan langkah ke depan

Pertemuan ini menegaskan niat kedua negara memperdalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk perlindungan pekerja migran dan produk halal. Pertemuan bilateral diharapkan menyiapkan langkah konkret yang menguntungkan kedua pihak.

Selanjutnya, kedua delegasi kemungkinan akan menggelar pembicaraan teknis untuk merumuskan kerangka kerja dan tindak lanjut dari pembicaraan tingkat tinggi tersebut.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait