Otomotif

BYD Flash Charging: Ngecas 10–70% Hanya 5 Menit

Bagikan:
Ilustrasi Flash Charging BYD: mobil listrik terhubung ke stasiun pengisian cepat

BYD meluncurkan teknologi Flash Charging yang mampu mengisi baterai mobil listrik dari 10% ke 70% dalam hanya 5 menit, dan mencapai 95% dalam 9 menit. Teknologi ini telah digunakan di China sejak Maret 2026 dan akan segera hadir di Indonesia, didukung oleh blade battery gen 2 dan stasiun dengan daya hingga 1.500 kW.

Ringkasan teknologi

Flash Charging BYD mempersingkat waktu pengisian yang selama ini memakan waktu berjam-jam. Sistem ini dirancang untuk memberikan kecepatan pengisian mendekati pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.

"Dalam perpaduan teknologi ini, akan mampu mempersingkat waktu pengisian baterai mobil listrik yang saat ini membutuhkan waktu berjam-jam,"

Bagaimana cara kerja dan infrastruktur

Setiap stasiun Flash Charging dilengkapi dua konektor dengan kabel yang ergonomis. Pasokan daya mencapai 1.500 kW per konektor, memungkinkan pengisian sangat cepat.

Stasiun didukung oleh sistem penyimpanan energi BYD yang terdiri dari dua komponen utama:

  • Power Reservoir — penampung daya untuk menstabilkan pasokan.
  • Power Amplifier — penguat yang menyalurkan daya hingga 1.500 kW ke kendaraan.

Model yang mendukung

Saat ini, Flash Charging baru tersedia untuk model terbaru yang menggunakan blade battery gen 2, yakni New Danza D9 dan Danza Z9GT. Blade battery generasi kedua merupakan pengembangan dari teknologi yang telah BYD gunakan sejak 2020.

Dampak dan rencana peluncuran di Indonesia

BYD menilai Flash Charging sebagai tonggak perkembangan mobil listrik di Indonesia. Perusahaan berencana membangun stasiun pengisian cepat ini di berbagai diler di seluruh Tanah Air untuk memudahkan pemilik kendaraan.

Peluncuran infrastruktur ini dipandang dapat mempercepat adopsi mobil listrik karena mengurangi hambatan waktu pengisian bagi pengguna.

Catatan tambahan

Teknologi ini sudah diterapkan di China sejak Maret 2026 dan sedang dipersiapkan secara bertahap untuk pasar Indonesia. Selain pengembangan stasiun pengisian, BYD juga melakukan ekspansi produksi yang menjadi bagian dari strategi mereka di pasar otomotif nasional.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait