Festival Kuliner Banua x QRIS 2026 Dorong UMKM Kuliner Kalsel
Festival Kuliner Banua x QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 resmi ditutup setelah digelar selama tiga hari, 17-19 Juli 2026, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan bertema Rasa Banua, Kebanggaan Kita Semua bertujuan memperkuat UMKM kuliner lokal dan memperkenalkan kemudahan transaksi digital bagi masyarakat.
Tujuan dan penyelenggara
Festival yang diselenggarakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menjadi bagian dari upaya transformasi ekonomi daerah. Kegiatan ini menekankan pengembangan perdagangan, UMKM, dan jasa pariwisata non-ekstraktif yang dinilai memiliki potensi besar bagi perekonomian Kalsel.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto H.W., menyatakan festival dimaksudkan membuka peluang pasar lebih luas bagi pelaku UMKM melalui pemanfaatan sistem pembayaran digital.
Peserta dan kurasi
Panitia memilih 15 pelaku usaha kuliner unggulan dari 131 kandidat di Kalsel melalui proses kurasi bersama Indonesia Chef Association Kalsel. Kehadiran peserta terpilih bertujuan menampilkan produk kuliner berkualitas yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Kegiatan dan rangkaian acara
Festival menampilkan beragam program untuk menarik pengunjung sekaligus memfasilitasi pengembangan UMKM. Kegiatan utama antara lain:
- Gelaran stand UMKM kuliner lokal
- Banua Culinary Competition
- Banua Brewing Battle
- Lomba tebak aroma rempah dan masakan Banjar
- Program wakaf pangan seperti wakaf duren dan wakaf cendol
- Community gathering bersama komunitas sepeda
- Booth edukasi QRIS, perlindungan konsumen, dan cek SLIK OJK
Selain hiburan dan kompetisi, festival juga fokus pada edukasi transaksi digital. Pengunjung diperkenalkan langsung pada kemudahan dan keamanan pembayaran menggunakan QRIS.
Kutipan dan harapan penyelenggara
“Kami harap kegiatan ini dapat menjadi tolak ukur penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang. Melalui sinergi yang terus diperkuat semakin banyak UMKM di Kalsel diharapkan mampu naik kelas dan masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan transaksi digital dalam aktivitas sehari-hari,”
Dampak dan prospek ke depan
Festival ini memberi ruang promosi sekaligus pelatihan pasar bagi pelaku UMKM kuliner. Dengan pengenalan QRIS dan dukungan kurasi profesional, diharapkan produk kuliner khas Banua tidak hanya laku di tingkat lokal tetapi juga berpotensi menembus pasar lebih luas.
Ke depan, penyelenggara menilai kegiatan serupa perlu dilanjutkan dan diperluas untuk mendorong naik kelasnya UMKM serta mempercepat adopsi transaksi digital di masyarakat Kalsel.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...