Politik

Festival Anak Sholeh 2026 Banyuwangi: 665 Pelajar Ikuti Lomba Islami

Bagikan:

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Anak Sholeh (FAS) 2026

Peserta dan cabang lomba

Festival ini melibatkan 665 pelajar dari jenjang TK, SD, hingga SMP se-Banyuwangi. Para peserta merupakan finalis yang lolos seleksi tingkat kecamatan dan mewakili sekolah negeri maupun swasta.

Dalam acara yang meriah itu, para peserta mengikuti berbagai lomba bernuansa islami yang dirancang untuk menumbuhkan bakat serta nilai-nilai keagamaan.

  • Hafalan surat-surat pendek
  • Menulis kaligrafi
  • Pidato islami / pildacil (pidato dai cilik)
  • Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
  • Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ)
  • Montase

Suasana dan pengalaman peserta

Suasana kegiatan dipenuhi keceriaan anak-anak dan dukungan keluarga. Seorang peserta, Aqli, siswa kelas IV SDN 3 Macan Putih, mengaku antusias mengikuti lomba kaligrafi karena sesuai hobi.

Saya memang hobi menulis kaligrafi. Makanya senang ada lomba ini

Tujuan penyelenggaraan menurut Pemkab

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa FAS bukan sekadar kompetisi, tetapi juga media pembelajaran untuk menanamkan karakter religius pada anak sejak dini. Kegiatan diharapkan membentuk generasi yang unggul dalam prestasi sekaligus kuat secara iman.

Lewat ajang ini, kita berharap para pelajar di Banyuwangi bisa memiliki karakter yang agamis, dan berakhlak baik

Ipuk menambahkan bahwa penanaman nilai-nilai kebaikan sejak usia dini penting agar anak tumbuh menjadi insan yang inklusif dan peduli terhadap sesama.

Karakter inilah yang ingin kita tanamkan kepada anak-anak sejak dini. Sehingga kelak mereka bisa tumbuh menjadi generasi hebat yang inklusif, yang tidak hanya hebat secara akal, namun juga kuat secara iman, memiliki hati nurani, serta kepedulian terhadap sesama

Penjelasan penyelenggara

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menegaskan bahwa jumlah peserta yang ikut merupakan wakil terbaik dari masing-masing kecamatan setelah melewati proses seleksi.

Para peserta tersebut merupakan finalis yang telah lolos seleksi di kecamatannya masing-masing, pada bidang lomba yang mereka ikuti

Festival Anak Sholeh 2026 menjadi salah satu upaya Pemkab dalam mengintegrasikan pendidikan agama di luar kurikulum formal, sekaligus memberi ruang bagi anak untuk mengembangkan potensi dan percaya diri.

Ke depan, penyelenggara berharap format serupa bisa terus digelar sebagai bagian rutin peringatan Hari Santri, dengan target perluasan peserta dan peningkatan kualitas lomba.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait