Polda Metro Jaya Perkirakan 500 Massa Akan Demo di DPR
Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 500 massa akan menggelar demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Informasi itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, yang menyebut konsentrasi aksi diperkirakan berada di area Gedung DPR/MPR RI.
Estimasi massa dan lokasi aksi
Budi Hermanto mengatakan estimasi awal menunjukkan jumlah peserta masih relatif kecil, yakni sekitar 500 orang. Lokasi utama aksi diperkirakan terpusat di area DPR/MPR RI.
Kalau kita berbicara estimasi sejauh ini masih sekitar 500 massa aksi. (terpusat) di DPR
Pemberitahuan dari elemen masyarakat
Polda Metro Jaya masih menunggu pemberitahuan resmi dari sejumlah elemen yang berencana menggelar aksi. Hingga kini, kepolisian telah menerima dua pemberitahuan.
- Aliansi Masyarakat Pati Bersatu
- Aliansi Masyarakat AMPP
Rencana pengamanan gabungan
Untuk mengantisipasi aksi, kepolisian menyiapkan pengamanan bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penempatan petugas difokuskan pada titik-titik strategis, termasuk kawasan DPR dan koridor dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara.
Terkait tentang kesiapan, jadi kami kembali lagi ke kesiapan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI. Ada juga Pamdal yang ada di beberapa titik di DPR, termasuk sekitar Bundaran HI menuju istana
Perlindungan aktivitas publik dan transportasi
Polda menyatakan personel yang disiagakan tidak hanya untuk mengamankan massa aksi, tetapi juga untuk memastikan kelancaran aktivitas publik. Perhatian khusus diberikan pada moda transportasi umum.
- MRT
- LRT
- Transjakarta
Petugas akan memantau arus lalu lintas dan akses di stasiun atau halte yang menjadi jalur utama massa agar mobilitas warga yang tidak terkait aksi tetap aman.
Kondisi terkini dan langkah ke depan
Polda Metro Jaya menegaskan kondisi Jakarta masih aman dan kondusif menjelang aksi. Aktivitas masyarakat dilaporkan masih berjalan normal. Kepolisian akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan menunggu pemberitahuan tambahan dari penyelenggara aksi jika ada perubahan rencana.
Pengamanan dan pemantauan akan berlangsung hingga situasi dinyatakan aman dan arus kegiatan masyarakat kembali sepenuhnya normal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamenkes: Penanganan Korban Gempa NTT Dilakukan Secara Holistik
Wamenkes Dante mengatakan penanganan korban gempa NTT dilakukan holistik: prioritas ortopedi, operasi, dan d...
Anggota KPI Pusat 2026-2029 Dikukuhkan, Menkomdigi Tekankan 3 Pilar
Sembilan anggota KPI Pusat 2026-2029 dikukuhkan Meutya Hafid dengan penekanan pada tiga pilar: kualitas, pen...
Airlangga Dorong Ritel Masuk Pedesaan untuk Gerakkan Ekonomi
Airlangga mendorong ritel masuk pedesaan lewat Koperasi Merah Putih untuk menggerakkan ekonomi berbasis pert...
Raja Antoni Minta Bandara Kalimarau Tetap Buka Saat Potensi Hujan
Menteri Kehutanan meminta Bandara Kalimarau tetap buka malam saat potensi awan hujan agar sortie pemadaman k...
Brimob Gelar Senam Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa Manggarai
Brimob menggelar senam pagi sebagai trauma healing untuk pengungsi gempa di Posko Barangkolong, Manggarai, R...
Polri Kerahkan 403 Personel Satgas Edukasi untuk Cegah Karhutla
Polri mengerahkan 403 personel Satgas Edukasi Karhutla ke delapan Polda untuk memperkuat pencegahan lewat pe...