Esports Kapolda Cup 2026: 25 Tim Berebut Piala Kapolda Sumut
Medan, 10 Juli 2026 — Direktorat Siber Polda Sumatera Utara menggelar turnamen Esports Mobile Legends memperebutkan piala Kapolda Sumut 2026. Turnamen berlangsung Jumat dan diikuti oleh 25 tim atau 150 peserta. Kegiatan ini digelar untuk mendorong kreativitas generasi muda dan mengarahkan mereka ke kegiatan positif agar terhindar dari kenakalan remaja.
Turnamen, jumlah peserta, dan rangkaian
Turnamen Esports Kapolda Cup merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara 2026. Acara dirancang sebagai langkah preemtif Polri untuk membangun ekosistem olahraga elektronik yang sehat bagi kalangan muda. Selain pertandingan, panitia juga menyediakan wahana untuk menampilkan bakat kreatif anak muda.
Seleksi ketat dari tingkat Polres
Sebelum sampai ke tingkat Polda, turnamen diselenggarakan di seluruh Polres jajaran. Sebanyak 517 tim mengikuti babak penyisihan di tingkat Polres. Dari jumlah itu, hanya 25 tim terbaik yang berhak melaju ke babak final tingkat Polda Sumut.
Aturan peserta dan administrasi
Setiap tim beranggotakan lima pemain. Panitia menetapkan batas usia peserta lahir antara 1997 hingga 2012. Peserta yang tidak memenuhi ketentuan usia otomatis gugur pada tahap administrasi untuk menjaga keteraturan kompetisi.
Turnamen ini merupakan upaya Polda Sumut mendorong kreativitas generasi muda sekaligus mengarahkan mereka pada kegiatan positif agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, geng motor, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja
Ragam kegiatan: selain Mobile Legends
Tidak hanya mempertandingkan Mobile Legends, panitia juga menggelar lomba cosplay dengan tema Mobile Legends. Lomba ini memberi ruang bagi generasi muda yang berminat pada industri kreatif dan budaya populer. Penyelenggara berharap kegiatan tambahan itu melengkapi upaya pembinaan bakat lokal.
Tujuan dan harapan ke depan
Panitia menegaskan bahwa Esports Kapolda Cup tidak sekadar mencari juara. Ajang ini juga berfungsi untuk menjaring atlet muda berbakat yang dapat mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional. Dengan demikian, kegiatan diharapkan menjadi alternatif positif yang mampu mengurangi praktik negatif di kalangan remaja.
Esports Kapolda Cup tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga sarana menjaring atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional
Seleksi ketat, aturan usia yang jelas, serta kombinasi kompetisi dan kegiatan kreatif menjadi kunci pelaksanaan. Ke depan, penyelenggara akan mengevaluasi pelaksanaan untuk memperluas partisipasi dan meningkatkan kualitas atlet Esports regional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wanita Diadili Kasus Buang Bayi dalam Kardus di Medan
Siti Aisah (20) diadili di Medan atas dugaan membuang bayi dalam kardus; jaksa menjeratnya dengan pasal perl...
Wabup Adlin Tambunan Dukung Kontingen Sergai di Jamda Pramuka Sumut XI
Wabup Sergai Adlin Tambunan meninjau dan memberi dukungan kepada kontingen Sergai di Jamda Pramuka Sumut XI...
HTM PRSU Bikin Stan UMKM Sepi, DPRD Desak Tiket Diturunkan
Harga tiket PRSU ke-50 dinilai membuat stan UMKM sepi; DPRD Sumut mendesak penurunan atau penggratisan tiket...
Aceh Selatan Dapat 634 Unit Bantuan Rumah, APBN Rp11,665 Miliar
Aceh Selatan dapat 634 unit bantuan rumah APBN Rp11,665 miliar dari BSPS dan BNPB; pelaksanaan dimulai semes...
Antisipasi Macet, Polsek Siantar Utara Atur Lalin di SPBU
Polsek Siantar Utara merespon antrean BBM lewat Call Center 110 dan mengatur arus lalu lintas di SPBU Jl. Pa...
Plt Bupati Serahkan Rumah Layak Huni dari Program Bedah Rumah Langkat
Plt Bupati Langkat serahkan kunci rumah layak huni hasil bedah rumah Baznas senilai Rp26 juta untuk warga De...