Elijah Just Cetak Brace, Selandia Baru Imbang 2-2 vs Iran
Elijah Just mencetak dua gol dan membawa All Whites meraih hasil imbang 2-2 melawan Iran pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles. Penampilan winger berusia 26 tahun itu mencatatkan sejarah baru sebagai pemain Selandia Baru pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Detail gol dan jalannya pertandingan
Just membuka keunggulan pada menit ketujuh lewat tendangan voli yang memukau, memberi awal sempurna bagi timnya. Pada awal babak kedua, ia kembali mencetak gol setelah mendapat umpan dan kerja sama dengan rekan setim Chris Wood, sehingga Selandia Baru kembali unggul.
Meski Iran kemudian menyamakan kedudukan dua kali, hasil akhir 2-2 membuat kedua tim berbagi satu poin. Penampilan Just tetap menjadi sorotan utama sepanjang laga.
Reaksi pemain
Just mengaku momen gol pertamanya sulit dipercaya dan penuh emosi. Ia juga menaruh harap bahwa prestasinya bisa menginspirasi pemain lain dari negaranya.
Ini sangat spesial, kami tidak terlalu sering tampil di Piala Dunia. Semoga saya menjadi yang pertama dari banyak pemain Selandia Baru yang bisa mencetak dua gol atau lebih,
Dia menambahkan bahwa walau sedikit kecewa tidak mendapat tiga poin, satu poin dari tim kuat Asia itu tetap berharga.
Dampak untuk Selandia Baru di Grup G
Hasil imbang ini menempatkan Selandia Baru di tabel sementara Grup G dengan satu poin. Kemenangan atau hasil lain dalam dua laga tersisa melawan Mesir dan Belgia akan menentukan peluang mereka melangkah lebih jauh.
Just juga menegaskan ambisi tim untuk melebihi pencapaian generasi 2010 yang mengakhiri fase grup dengan tiga hasil imbang namun gagal lolos. Tim berharap bisa mengubah sejarah itu di turnamen kali ini.
Prospek individu
Sebagai pencetak dua gol di laga pembuka, Just kini masuk dalam persaingan awal untuk perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Penampilannya memberi sinyal bahwa ia bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan di pertandingan berikutnya.
Ke depan, fokus Selandia Baru adalah memaksimalkan modal satu poin dan menjaga momentum serta kebersamaan tim saat menghadapi Mesir dan Belgia.
Berita Terkait
Mesir Imbang Belgia 1-1, Hossam Hassan Puas Meski Dipaksa Berbagi Poin
Mesir ditahan imbang Belgia 1-1 di Seattle. Hossam Hassan puas dengan kontrol permainan, meski gol bunuh dir...
TVRI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Hiburan dan Ekonomi Lokal
TVRI menggelar nobar Piala Dunia 2026 di berbagai daerah untuk hiburan, kebersamaan, dan penggerak ekonomi l...
Klasemen Grup G Piala Dunia 2026: Empat Tim Berbagi Poin
Semua tim Grup G Piala Dunia 2026 mengoleksi 1 poin setelah Matchday pertama; Belgia, Mesir, Iran, dan Selan...
Komisi X Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
Komisi X DPR setujui naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk memperkuat kedalaman skuad Timnas In...
Rúben Amorim Resmi Tangani AC Milan
Rúben Amorim setuju menjadi pelatih AC Milan dengan kontrak verbal dua tahun; Milan melakukan perombakan man...
Penjualan Jersey di Tanah Abang Melonjak Saat Piala Dunia 2026
UMKM penjual jersey di Tanah Abang mencatat lonjakan penjualan lebih dari 50% sejak Piala Dunia 2026; stok s...