Kementerian Perdagangan Dorong Ekspor Furnitur Indonesia ke Eropa
Kementerian Perdaganganpost-event di Milan pada 12 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan menjaga momentum bisnis pascapameran dan mendorong realisasi transaksi ekspor dengan menampilkan produk yang memadukan estetika, inovasi, dan keberlanjutan.
Post-event di Milan: Menjaga Momentum dan Menarik Buyer
Acara yang diselenggarakan oleh Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan menampilkan kembali koleksi yang sempat dipamerkan pada Salone del Mobile 2026. Fokusnya adalah mempertemukan minat buyer selama pameran dengan peluang transaksi nyata.
“Kegiatan post-event difokuskan untuk menjaga momentum bisnis pascapameran sekaligus mendorong realisasi transaksi ekspor. Kami ingin memastikan ketertarikan para buyer selama pameran dapat segera berlanjut menjadi transaksi ekspor berkelanjutan,”
kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi.
Produk: Rotan, Biomaterial, dan Nilai Keberlanjutan
ITPC Milan mengkurasi produk yang menonjolkan penggunaan material lokal. Beberapa karya memanfaatkan rotan dan biomaterial yang dibuat dari limbah kopi. Menurut Kepala ITPC Milan Seno Pratomo, pendekatan ini meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
“Kami ingin menunjukkan kembali bahwa produk furnitur Indonesia tidak hanya kompetitif secara estetika. Tetapi juga mengusung nilai inovasi dan keberlanjutan yang sangat relevan dengan tren global,”
Jenama yang Tampil dan Sesi Diskusi
Tiga jenama yang dipamerkan pada sesi pascapameran adalah:
- Vivere
- Bika Living x DuAnyam
- Box Living
Koleksi menonjolkan ragam material dari rotan hingga biomaterial berbasis limbah kopi. Selain pameran produk, acara menyelenggarakan sesi diskusi bertajuk Beyond Making yang mengulas proses kreatif di balik produk.
“Acara ini merupakan ruang representatif untuk mempromosikan jenama lokal di Italia. Sekaligus memperkuat kolaborasi kreatif lintas sektor antara produsen dan desainer kedua negara,”
ujar Adityo Ramadhan, Manajer Komunikasi Pemasaran Indonesia Design District (IDD).
Respon Pelaku Industri dan Peluang Kolaborasi
Perancang Domisilium Studio, Santi Alaysius, menyambut baik format diskusi yang dinilai membuka ruang kerja sama baru antarpelaku kreatif. Ia menyebut sesi berlangsung komunikatif dan berpotensi melahirkan kolaborasi desain.
“Selain itu, sesi diskusi dalam kegiatan ini berlangsung komunikatif. Dan membuka peluang kolaborasi baru,”
Perwakilan Bonacina Italia, Gregorio Magazzi, juga memberi apresiasi khusus pada material dan kreativitas desainer Indonesia, serta melihat potensi kolaborasi antara perusahaan Italia dan perancang Indonesia.
“Menurut saya, ini menjadi potensi kolaborasi antara perusahaan, seniman, dan desainer Indonesia. Mereka memiliki kreativitas luar biasa,”
Kegiatan pascapameran di Milan menunjukkan upaya terstruktur pemerintah dan pelaku industri untuk menerjemahkan minat pasar menjadi realisasi ekspor. Ke depan, inisiatif serupa diharapkan memperluas jaringan pembeli dan memperkuat posisi furnitur Indonesia di pasar Eropa yang menuntut nilai estetika sekaligus keberlanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...