DKP Aceh Serahkan 21 Ton Ikan untuk Tekan Stunting di Nagan Raya
NAGAN RAYA — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mendukung penanggulangan stunting di Kabupaten Nagan Raya lewat aksi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) pada Senin (31/8). Kegiatan itu digelar bersama Polres Nagan Raya untuk meningkatkan asupan protein anak dan keluarga.
Bantuan ikan segar dan olahan
DKP Aceh menyerahkan 21.000 kilogram ikan segar sebagai dukungan utama. Selain itu, disediakan juga 600 porsi bakso ikan yang dibagikan kepada ibu-ibu, anak-anak, dan keluarga peserta kegiatan.
Penyerahan bantuan diwakili Kasubkor P2HP DKP Aceh, Fitriani S.Pi M.Si. Langkah ini bertujuan mempromosikan konsumsi ikan sebagai sumber protein penting untuk pertumbuhan anak.
Data stunting dan kolaborasi lintas sektor
Kegiatan Gemarikan menjadi bagian dari kolaborasi antara Polres, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Kapolres Nagan Raya, AKBP Muhamad Taufiq S.IK MH, menyebutkan jumlah kasus stunting di wilayah itu berdasarkan laporan 15 puskesmas.
"Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, tetapi berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak serta kesehatan dalam jangka panjang."
AKBP Taufiq menegaskan pentingnya upaya bersama untuk memperbaiki asupan gizi anak. Oleh karena itu, gerakan makan ikan dipilih sebagai salah satu strategi praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat.
Kelanjutan program dan dampak lokal
Aksi pada 31 Agustus ini merupakan pelaksanaan kedua yang difasilitasi Polres Nagan Raya pada 2026. Kegiatan sejenis sebelumnya digelar pada Mei 2026 di Polsek Seunagan Timur.
Selain distribusi ikan, pihak penyelenggara juga mendorong pengenalan berbagai olahan ikan yang mudah diolah di rumah. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan keberlanjutan konsumsi ikan dalam pola makan keluarga sehari-hari.
Upaya jangka panjang
DKP Aceh memandang peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk menurunkan angka stunting. Kampanye Gemarikan diharapkan memperkuat pesan gizi dan mendorong perilaku makan sehat di kalangan keluarga muda.
Dengan dukungan bahan baku dan pelatihan pengolahan, pemangku kepentingan berharap terjadi perubahan nyata dalam status gizi anak-anak dan generasi mendatang di Nagan Raya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Listyo Sigit Rotasi Kapolres di Sumut, Enam Jabatan Bergeser
Kapolri Listyo Sigit melakukan rotasi enam Kapolres di Sumut per 31 Agustus melalui Surat Telegram Rahasia u...
BPK Gelar Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Pemerintah Aceh
BPK RI menggelar entry meeting dengan Pemerintah Aceh (31/8) untuk pemeriksaan kinerja terkait BOSP dan duku...
Hantu Laut FC Lolos Carlos Cup lewat Adu Penalti 3-2
Hantu Laut FC menang dramatis 3-2 lewat adu penalti atas Lamno City FC di Carlos Cup, Lhoknga, Senin 31 Agus...
Mutasi Polda Aceh 2026: Daftar Pejabat yang Dimutasi
Kapolda Aceh merotasi sejumlah pejabat utama dan Kapolres berdasarkan ST Kapolri 30 Agustus 2026 untuk penye...
Vonis 9 Tahun kepada Terdakwa Terima Etomidate 1,3 Liter di Medan
PN Medan menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda Rp250 juta kepada Muhammad Rafi yang terbukti menerima...
Karhutla Gambut di Tapaktuan: 7 Ha Terbakar, 70 Personel Dikerahkan
Kebakaran lahan gambut di Gampong Drien, Tapaktuan, membakar sekitar 7 ha sejak 28 Agustus; 70 personel dike...