Lokal

Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU pada Dies Natalis ke-74

Bagikan:
Wakil Gubernur Sumatera Utara berbicara di Sidang Terbuka Dies Natalis USU ke-74

Medan. Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, memberikan apresiasi terhadap peran Universitas Sumatera Utara (USU) dalam pengembangan pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, dan pembangunan daerah. Pernyataan itu disampaikan pada Sidang Terbuka Dies Natalis ke-74 USU, Kamis (20/8), di Auditorium USU, Jalan Dr Mansyur, Medan.

Tema Dies dan pesan kebijakan

Surya menilai tema peringatan, "Listening to Science for Global Impact", relevan untuk mempertegas peran ilmu pengetahuan dalam pemecahan masalah. Ia menekankan pentingnya riset yang berdampak nyata dan kebijakan berbasis bukti.

"Pentingnya riset, inovasi, kolaborasi lintas disiplin, serta kebijakan berbasis bukti agar ilmu pengetahuan tidak hanya bermanfaat secara lokal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pada tingkat global,"

Surya lalu mengingatkan agar hasil riset tidak berhenti di ruang akademik. Ia menegaskan bahwa inovasi harus melampaui tahap prototipe dan gagasan tidak cukup hanya dibahas dalam seminar.

"Riset jangan berhenti di ruang akademik. Inovasi jangan berhenti menjadi prototipe. Gagasan jangan berhenti dalam forum seminar,"

Hadir tokoh dan dukungan luas

Acara dihadiri pejabat pusat dan daerah, termasuk Ketua Majelis Wali Amanat USU yang juga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Forkopimda Sumut, anggota DPR RI, serta sejumlah rektor dan kepala daerah. Kehadiran ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan perguruan tinggi.

Data kapabilitas USU

Rektor USU Muryanto Amin memaparkan bahwa kampus terus memperkuat kapasitas akademik dan internasionalisasi. Berikut data sumber daya manusia dan mahasiswa yang disampaikan pada acara:

Keterangan Jumlah
Mahasiswa 42.724
Dosen 1.595
Tenaga kependidikan 2.346
Alumni 272.196
Dosen asing 325
Mahasiswa asing 518

Kolaborasi daerah dan program

USU aktif melakukan kerja sama dengan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota. Fokus kolaborasi diarahkan pada penguatan kapasitas daerah serta penanganan isu kesehatan dan pangan.

  • Pendirian dua program studi di Nias Utara: S-1 Agroteknologi dan Manajemen Sumber Daya Perairan.
  • Program beasiswa dan tambahan kuota mahasiswa bersama Pemprov Sumut.
  • Penyaluran SDM kesehatan untuk menangani tuberkulosis, stunting, dan banjir di sejumlah daerah.

Impak dan prospek

Surya berharap USU terus memperluas pengaruhnya di tingkat global sambil tetap menyelesaikan persoalan lokal. Rektor menegaskan bahwa makna global impact berangkat dari kemampuan menyelesaikan masalah masyarakat, seperti pangan, energi, lingkungan, kesehatan, dan pengembangan SDM.

Kolaborasi antar-pemangku kepentingan disebut kunci agar hasil riset segera diterjemahkan menjadi solusi riil untuk pembangunan Sumatera Utara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait