Pemerintah Rancang Ulang Hotel Sultan dan Kompleks GBK
Pemerintahdesain ulang Hotel Sultan dan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik pariwisata internasional di Jakarta. Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat bertemu wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Lingkup rencana: hotel dan kawasan olahraga-komersial
Menurut Mensesneg, perombakan mencakup Hotel Sultan serta area olahraga dan komersial di GBK. Pemerintah ingin menghadirkan kawasan yang terintegrasi antara fasilitas penginapan, sarana olahraga, dan ruang komersial. Tujuannya agar GBK bukan hanya pusat olahraga, tetapi juga magnet wisatawan internasional.
"Paralel ada perencanaan seperti itu. Jadi kita ingin sebenarnya, mendesain ulang seluruh GBK gitu ya, terutama yang area olahraga dan komersil,"
Pernyataan ini menegaskan bahwa redesign tidak bersifat parsial, melainkan menyasar sejumlah fungsi di kompleks tersebut. Fokus utamanya adalah modernisasi fasilitas olahraga dan peningkatan kapasitas untuk menyelenggarakan acara internasional.
Penghentian kontrak kerja sama sementara
Sebagai bagian dari proses perencanaan ulang, pemerintah menahan dan mencabut sejumlah kontrak kerja sama yang berkaitan dengan pengembangan kawasan. Langkah ini dimaksudkan agar perubahan wajah GBK dan Hotel Sultan dapat berjalan secara terpadu tanpa adanya proyek yang bertabrakan dengan rencana baru.
"Makanya itu kan banyak juga yang beberapa kontrak-kontrak kerja sama, yang belum atau tidak dikerjakan. Itu kami cabut juga, supaya nanti menjadi bagian dari redesign ulang tadi,"
Penarikan kontrak ini menunjukkan pemerintah memilih pendekatan komprehensif, menunda kegiatan pihak ketiga yang berpotensi menghambat integrasi perencanaan. Namun, detail teknis terkait kontrak yang dicabut dan mekanisme kompensasi belum diungkapkan.
Tujuan strategis dan harapan
Prasetyo menegaskan harapan pemerintah agar GBK menjadi lebih modern dan mampu menjadi tuan rumah lebih banyak event internasional. Integrasi Hotel Sultan dengan fasilitas di sekitar GBK diharapkan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan memperkuat citra Jakarta di mata dunia.
"Kita penginnya punya yang lebih modern lagi, termasuk sarana olahraga, kita penginnya ada olahraga-olahraga yang memang itu event internasional bisa sebanyak mungkin bisa diselenggarakan di GBK. Harapannya ini nanti ke depan menjadi 'the new icon of Jakarta' ya, bagus sebagai daya tarik wisatawan,"
Rencana ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga dan pariwisata internasional. Pemerintah menyatakan akan melanjutkan perencanaan dan penyesuaian regulasi serta kerja sama yang diperlukan agar transformasi berjalan lancar.
Proses desain ulang dan penataan ulang kerja sama diproyeksikan berdampak pada pengelolaan aset dan aktivitas komersial di kawasan, serta memberikan wajah baru bagi fasilitas olahraga ibu kota dalam jangka menengah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sprei Harumi Sesuaikan Produk dengan Karakter Konsumen
Sprei Harumi merancang produk berdasarkan karakter dan perilaku konsumen, menawarkan varian katun dan Tencel...
Harga Minyak Goreng Naik, UMKM Kuliner Natuna Tertekan
Kenaikan harga minyak goreng di Natuna menekan UMKM kuliner; biaya produksi naik dan pelaku enggan menaikkan...
Berkah Ibu: Sambal Rumahan Tanpa Pengawet dan Non-MSG
UMKM Berkah Ibu di Malang menghadirkan sambal rumahan tanpa pengawet dan MSG, dibuat manual dan dijual lewat...
Dukungan Keluarga Perkuat Usaha Rajut Safied di Malang
Keluarga menjadi tulang punggung Rajut Safied di Cemoro Kandang; terlibat produksi dan pengembangan produk s...
Pemasaran Digital Dongkrak Jangkauan Brownis Mocaf Malang
UMKM Brownis Mocaf di Karangploso perluas pasar lewat media sosial, reseller, dan maklon agar produk olahan...
Berkah Ibu Pertahankan Sambal Ulek Manual demi Cita Rasa Asli
UMKM Berkah Ibu tetap ulek sambal manual tanpa pengawet dan non-MSG, produksi berdasarkan pesanan untuk menj...