Desa Sipaku Area Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi di Asahan
Medan — Desa Sipaku Area di Kabupaten Asahan resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan Imigrasi. Penyerahan sertifikat berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Kamis (20/8). Penetapan ini juga berbarengan dengan pengukuhan petugas Imigrasi Pembina Desa dan peresmian Immigration Lounge oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Pejabat yang Hadir
Kegiatan dihadiri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jenderal Pol. (Purn.) Agus Andrianto. Turut hadir Dirjen Imigrasi, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut, Forkopimda Sumut, sejumlah kepala daerah, serta Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin.
Tujuan Program Desa Binaan
Menteri Agus menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai mitra strategis Direktorat Jenderal Imigrasi. Program bertujuan memperkuat pemahaman hukum keimigrasian di tingkat desa dan mendorong keterlibatan masyarakat.
“Program ini bertujuan untuk Meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan hukum di bidang keimigrasian,”
Ia merinci tiga sasaran utama program sebagai fokus intervensi dan edukasi.
- Meningkatkan partisipasi pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pengawasan orang asing.
- Memperkuat upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang.
- Mencegah tindak pidana penyelundupan manusia melalui edukasi kepada masyarakat.
Agus berharap desa-desa binaan akan menjadi contoh desa yang sadar hukum dan mendukung pelayanan publik serta pengawasan keimigrasian yang lebih optimal melalui pemberdayaan masyarakat.
Respons Pemerintah Daerah
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kementerian kepada Desa Sipaku Area. Ia menegaskan kesediaan pemerintah kabupaten untuk mendukung penuh program tersebut.
“apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI yang telah mempercayakan Desa Sipaku Area menjadi salah satu Desa Binaan Imigrasi di Sumatera Utara,”
Taufik menambahkan bahwa program ini memberi manfaat langsung kepada warga desa. Menurutnya, edukasi dan kemudahan akses layanan keimigrasian dapat mencegah perdagangan orang, penyelundupan migran, dan pengiriman pekerja migran nonprosedural.
Dampak dan Langkah Ke Depan
Penetapan Desa Sipaku Area sebagai desa binaan diperkirakan memperkuat pengawasan dan pencegahan kejahatan lintas negara pada level komunitas. Selanjutnya, kerja sama antara Ditjen Imigrasi, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal akan menjadi kunci pelaksanaan program secara berkelanjutan.
Implementasi program akan dipantau melalui kegiatan edukasi, penguatan kapasitas aparat desa, dan penyediaan layanan imigrasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kapolres Binjai dan Langkat Beri Kejutan HUT TNI ke-81
Kapolres Binjai dan Kapolres Langkat mengunjungi Kodim dan batalyon untuk memberi kejutan dan memperkuat sin...
Bupati Muharram Pimpin Rapat OPD Aceh Besar untuk Perkuat Koordinasi
Bupati Muharram Idris pimpin rapat OPD Aceh Besar pada 5 Oktober 2026 untuk perkuat koordinasi, evaluasi pro...
Plt Bupati Langkat Tekankan Pendidikan Berkualitas, Tolak Putus Sekolah
Plt Bupati Langkat minta tak ada anak putus sekolah dan dukung rangkaian HUT ke-81 PGRI yang berisi seminar...
Aceh Besar Godok Ranperbup Pageu Gampong untuk Perkuat Keamanan
Aceh Besar sedang menggodok Ranperbup Pageu Gampong untuk memberi payung hukum dan memperkuat peran gampong...
Bupati Batubara Hadiri HUT ke-81 TNI di Belawan dan Kisaran
Bupati dan Wabup Batubara hadiri HUT ke-81 TNI di Belawan dan Kisaran, mengapresiasi pengabdian TNI dan mene...
Medan Dorong Penganggaran Vaksin Rabies Demi Target Bebas 2030
Pemko Medan diminta menyiapkan anggaran vaksin rabies untuk mewujudkan target bebas rabies 2030 dan memperku...