Astronaut Deniz Burnham Siap Misi Perdana ke ISS Maret 2027
Astronaut NASA Deniz Burnham akan menjalani misi pertamanya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Maret 2027 sebagai insinyur penerbangan Ekspedisi 76. Ia dijadwalkan meluncur menggunakan wahana Soyuz MS-30 dari Baikonur, Kazakhstan, bersama dua kosmonaut.
Jadwal peluncuran dan kru
Peluncuran ditargetkan berlangsung pada Maret 2027 dari Baikonur Cosmodrome. Burnham akan terbang bersama kosmonaut Dmitri Petelin dan Konstantin Borisov.
Ketiganya diperkirakan akan tinggal di stasiun selama sekitar tujuh bulan. Masa tugas tersebut mencakup operasi rutin stasiun dan rangkaian eksperimen ilmiah.
Tugas dan fokus penelitian di ISS
Selama bertugas, Burnham akan melakukan berbagai penelitian ilmiah dan demonstrasi teknologi. Kegiatan itu dirancang untuk mendukung persiapan misi eksplorasi manusia ke Bulan dan Mars.
Selain mendukung eksplorasi antariksa, hasil eksperimen juga diharapkan memberikan manfaat praktis bagi kehidupan di Bumi.
- Pelaksanaan eksperimen biologi dan fisika dalam kondisi mikrogravitasi
- Demonstrasi teknologi penerbangan antariksa untuk misi jauh
- Dukungan operasi stasiun dan kerja sama internasional sehari-hari
Latar belakang pribadi dan karier
Burnham terpilih sebagai astronaut NASA pada 2021 dan menyelesaikan kelas astronaut ke-23 pada 2024. Ia lahir di Pangkalan Udara Incirlik, Adana, Turki, dan tumbuh berpindah mengikuti keluarga berlatar militer.
Sebelum menjadi astronaut, Burnham menempuh magang di NASA Ames Research Center di California. Ia juga memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di industri energi dan pernah bertugas sebagai perwira teknik di U.S. Navy Reserve.
Mengapa misi ini penting
Misi Burnham merupakan bagian dari upaya berkelanjutan komunitas antariksa internasional untuk menguji teknologi dan prosedur agar manusia dapat menjelajah lebih jauh. Data dan demonstrasi yang dihasilkan di ISS akan menjadi dasar bagi misi ke Bulan dan Mars yang akan datang.
Dengan bergabung pada Ekspedisi 76, Burnham menambah pengalaman awak internasional yang bekerja sama menjaga operasi laboratorium antariksa yang mengorbit Bumi.
Jadwal pasti peluncuran dan rincian misi dapat berubah sesuai evaluasi teknis dan cuaca, namun persiapan awal telah menetapkan Maret 2027 sebagai target utama.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Robot dari Limbah Plastik, Siswa SMAN 28 Raih Prestasi Internasional
Siswa SMAN 28 Jakarta kembangkan robot dari limbah plastik berbahan PVC dan raih juara kedua di kompetisi in...
Smart Glasses Makin Populer: Fungsi, Risiko, Cara Bijak
Smart glasses populer di kalangan kreator karena kemudahan merekam video; namun muncul kekhawatiran privasi...
XL Dinobatkan Jaringan Mobile Terbaik Indonesia oleh Ookla 2026
XL meraih empat penghargaan Ookla Speedtest Awards H1 2026, termasuk Best Mobile Network dan Best 5G Network...
GH23TOPUP: Top Up Game Cepat dengan 5 Keunggulan
GH23TOPUP tawarkan top up game otomatis, voucher ExitLag resmi, metode pembayaran lengkap, dan komunitas akt...
BRIN Perkuat Studi Sungai Bawah Tanah di Kebumen untuk Ketahanan Air
BRIN memperkuat riset sungai bawah tanah di Kebumen untuk memetakan aliran dan mengembangkan teknologi pengo...
SMA Presiden 2 Tanjung Lesung Jadikan Watersport Ekstrakurikuler
SMA Presiden 2 Tanjung Lesung menjadikan watersport bagian MPLS dan meluncurkan ekstrakurikuler rutin untuk...