Dapur Umum PDI Perjuangan Sidoarjo Bagikan Ratusan Nasi Gratis
Sidoarjo — DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar dapur umum dan membagikan ratusan paket nasi beserta lauk secara gratis kepada warga di perbatasan Kecamatan Waru dan Gedangan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk membantu pekerja lapangan seperti sopir, ojek online, kurir, dan tenaga penjual yang melintas.
Aksi Dapur Umum dan Pelaksanaan
Pagi hingga siang hari, puluhan kader berseragam merah dan hitam tampak sibuk menata ratusan kotak nasi di lokasi jalan raya frontage perbatasan Waru–Gedangan. Panitia membuat sistem layanan tanpa turun dari kendaraan, sehingga penerima cukup mengambil paket dari meja yang telah disiapkan.
Koordinator kegiatan, yang akrab disapa Tara, mengatakan pembagian dilakukan secara langsung oleh pengurus PAC Waru, PAC Gedangan, dan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC Sidoarjo.
"Ada ratusan paket nasi beserta lauk kami bagikan secara gratis,"
Tara menambahkan bahwa aksi ini dilaksanakan rutin setiap tanggal 10 setiap bulan.
"Dapur Umum adalah program rutin DPC. Sudah kesekian kali kami gelar dengan tempat berpindah-pindah.
Sasarannya adalah para pekerja luar ruangan atau pengguna jalan raya seperti sopir, ojek online, kurir, sales dan sebagainya,"
Menu dan Makna Perayaan Bulan Bung Karno
Kegiatan kali ini dianggap istimewa karena bertepatan dengan perayaan Bulan Bung Karno. Panitia menyiapkan hidangan yang merujuk pada resep dalam buku Mustika Rasa, kumpulan resep nusantara yang dihimpun para ahli pada era pemerintahan Presiden Sukarno.
Pemilihan menu dimaksudkan untuk menegaskan nilai kebersamaan dan penghargaan terhadap warisan kuliner nasional dalam momentum peringatan tersebut.
Respon Penerima dan Dampak Sosial
Para penerima menyambut positif bantuan itu. Seorang kurir barang mengungkapkan rasa terima kasihnya usai menerima paket makanan.
"Maturnuwun (terima kasih). PDI Perjuangan mantap,"
Sementara itu, seorang pengendara ojek online juga memberi respons singkat:
"Maturnuwun. Sukses dulur,"
Tara berharap pembagian ini dapat meringankan beban harian pekerja lapangan yang biasanya mengeluarkan biaya Rp15.000–Rp25.000 untuk satu porsi makan siang.
"Semoga bermanfaat. Setidaknya memangkas kebutuhan makan siang saudara-saudara kita, para pekerja out door,"
Kelanjutan Program
Menurut panitia, kegiatan dapur umum akan terus dilaksanakan secara berkala dengan lokasi berpindah agar menjangkau berbagai titik yang menjadi rute pekerja lapangan. Program ini juga bagian dari upaya sosial yang rutin dijalankan untuk merespons kebutuhan dasar warga yang beraktivitas di jalan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Bojonegoro Gelar Refleksi Kudatuli 1996
DPC PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar refleksi Kudatuli 1996 pada 26 Juli 2026 untuk mengenang peristiwa d...
PDI Perjuangan Magetan Peringati Kudatuli dengan Renungan dan 27 Lilin
DPC PDI Perjuangan Magetan menggelar renungan dan penyalaan 27 lilin pada 26 Juli 2026 untuk mengenang Kudat...
Peringatan Kudatuli di Ngawi, Kader PDI Perjuangan Kenang 27 Juli
Puluhan kader PDI Perjuangan Ngawi menggelar doa dan renungan pada 26 Juli 2026 untuk mengenang Kudatuli dan...
Deni Wicaksono Tegaskan 'Jas Merah' pada Peringatan 30 Tahun Kudatuli
Deni Wicaksono menyerukan prinsip 'Jas Merah' saat tasyakuran relokasi kantor dan peringatan 30 tahun Kudatu...
DPC PDI Perjuangan Pasuruan Gelar Renungan Kudatuli 27 Juli
DPC PDI Perjuangan Pasuruan menggelar renungan dan sarasehan mengenang Kudatuli 27 Juli 1996 sebagai bentuk...
PDIP Jatim Buka Ruang Dialog dengan Gerakan Mahasiswa
PDIP Jatim membuka dialog seluasnya bagi gerakan mahasiswa, mendorong pengawasan kebijakan publik dan kolabo...