Politik

PDIP Jatim Buka Ruang Dialog dengan Gerakan Mahasiswa

Bagikan:
Pertemuan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dengan pengurus GMNI Jatim di Surabaya

SURABAYA, 26 Juli 2026 — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi gerakan mahasiswa untuk memperkuat fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah. Pernyataan itu disampaikan saat jajaran DPD GMNI Jawa Timur melakukan silaturahmi di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Minggu (26/7/2026).

Dialog terbuka sebagai ruang aspirasi

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan partainya bertanggung jawab menyediakan wadah bagi mahasiswa dan aktivis untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan aspirasi masyarakat secara konstruktif.

"Kami memberikan dukungan kepada kawan-kawan aktivis untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat. PDI Perjuangan membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan untuk menyampaikan saran, kritik, sekaligus bersama-sama mengawal kebijakan pemerintah," kata Deni.

Menurut Deni, keterbukaan menjadi syarat penting agar pengawasan publik berjalan efektif dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Peran mahasiswa dalam mengawal demokrasi

Partai melihat keterlibatan mahasiswa sebagai bagian penting dari kualitas demokrasi. Oleh sebab itu, dialog tidak hanya ditujukan kepada satu organisasi, melainkan berbagai kelompok kemahasiswaan dan elemen masyarakat lain.

Politisi yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Jawa Timur itu menilai kolaborasi antara partai politik dan gerakan mahasiswa diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap kebijakan publik.

Harapan GMNI terhadap konsistensi PDIP

Ketua DPD GMNI Jawa Timur, Hendra Prayogi, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia meminta agar partai tetap konsisten menjadi penyeimbang dalam demokrasi dan memperjuangkan isu-isu yang menyentuh generasi muda.

"Sebagai anak muda kami harus menghargai perbedaan pendapat. Demokrasi membutuhkan ruang dialog, dan keterbukaan seperti ini menjadi modal penting untuk memperkuat kehidupan kebangsaan," ujar Hendra.

GMNI menekankan beberapa isu prioritas, antara lain peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan lapangan kerja bagi generasi muda.

Kesepakatan memperkuat komunikasi dan kolaborasi

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan kedua pihak memperkuat komunikasi dan kolaborasi. Tujuannya agar aspirasi publik terus mendapat ruang dalam proses demokrasi dan menjadi bagian nyata dari pengawasan penyelenggaraan pemerintahan.

Kolaborasi jangka panjang antara partai politik dan organisasi mahasiswa dinilai penting untuk menjaga dinamika demokrasi yang sehat serta memastikan kebijakan publik berpihak pada rakyat.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait