Teknologi

Curiosity Temukan Batu 'Atacama' di Mars, Sempat Tersangkut Bor

Bagikan:
Foto mosaik batu Atacama di Mars yang menunjukkan lubang pengeboran

Rover Curiosity milik NASA menemukan sebuah batu misterius bernama "Atacama" di permukaan Mars dan mengirimkan foto mosaiknya pada 6 Mei 2026. Foto ini diumumkan oleh tim misi pada 12 Mei 2026 dan diambil pada hari ke-4.877 misi, atau sol 4.877. Batu itu sempat tersangkut di ujung bor lengan robotik setelah pengeboran, sehingga butuh intervensi teknis untuk melepaskannya.

Penemuan dan dokumentasi

Gambar batu "Atacama" direkam oleh kamera Mast Camera (Mastcam) Curiosity. Foto yang dirilis merupakan mosaik hasil penggabungan delapan frame yang dikirim kembali ke Bumi. Pada gambar terlihat jelas lubang melingkar bekas pengeboran yang dibuat oleh rover.

Tantangan saat pengeboran

Masalah muncul pada 25 April 2026 ketika batu tersebut tersangkut pada bor ujung lengan robotik setelah proses pengeboran. Para insinyur kemudian melakukan penyesuaian posisi lengan dan mengoperasikan getaran pada bor untuk mengeluarkan batu. Upaya itu berhasil dan batu dinyatakan lepas pada 1 Mei 2026.

Ukuran, berat, dan perhitungan

Tim misi memperkirakan batu memiliki diameter dasar sekitar 1,5 kaki dan ketebalan sekitar 6 inci. Jika dikonversi, ukuran tersebut setara dengan sekitar 0,46 meter untuk diameter dan 0,15 meter untuk ketebalan. Perkiraan berat batu di Bumi mencapai sekitar 13 kilogram; karena gravitasi Mars lebih kecil, berat di permukaan Mars diperkirakan sekitar sepertiga berat di Bumi (≈4,3 kg).

Dampak operasi dan kelanjutan misi

Insiden tersangkutnya batu menunjukkan tantangan mekanis yang tetap mungkin terjadi selama operasi panjang rover di Mars. Pengalaman ini mendorong tim untuk terus menyesuaikan prosedur pengeboran dan pemeliharaan alat robotik. Meski sempat terganggu, Curiosity berhasil melanjutkan pemotretan dan dokumentasi lokasi setelah batu dilepas.

Foto mosaik "Atacama" memberi tim kesempatan untuk menelaah sifat permukaan dan kondisi lubang pengeboran lebih lanjut. Data visual seperti ini membantu ilmuwan mengevaluasi material batuan setempat dan mempertajam perencanaan aktivitas selanjutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!