Ekonomi

Command Center KAI Studi Banding ke CC121 untuk Tingkatkan Layanan

Bagikan:
Pertemuan tim Command Center KAI dengan Contact Center 121 di Jakarta

Command Center KAI Services melakukan kunjungan kerja ke Contact Center 121 (CC121) di Jakarta pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan bertujuan memperkuat kompetensi personel dan mengadopsi standar pengawasan serta pelayanan mitra.

Tujuan dan rangka kegiatan

Kunjungan tatap muka ini menjadi bagian dari program pembandingan sistem operasional. Tim bertukar praktik terbaik untuk meningkatkan kecepatan respons dan koordinasi antardivisi. Manager of Contact Center Hanefi menyambut langsung tim Command Center bersama jajaran staf.

Pembahasan teknis dan temuan lapangan

Sesi berlangsung intens dan fokus pada beberapa aspek operasional kunci. Pertama, implementasi pemantauan kondisi kerja secara real-time di lapangan untuk mendeteksi anomali operasional. Kedua, teknik penanganan masalah cepat yang mampu memangkas waktu respons.

Ketiga, prosedur pengaduan yang terstruktur dengan keamanan data sebagai prioritas. Diskusi juga meliputi alur eskalasi saat insiden terjadi serta mekanisme koordinasi antarunit untuk pemulihan layanan.

Kutipan satukan temuan

“Melalui sesi diskusi dan observasi langsung, tim Command Center KAI Services memperoleh berbagai wawasan mengenai pekerjaan yang diterapkan oleh CC121 KAI dalam menjaga kecepatan respons, efektivitas koordinasi, serta kualitas layanan kepada pelanggan,” ujar Mamat Surohmat, Manager Command Center.

“Dari kunjungan kerja ke CC121 KAI ini diharapkan tim Command Center dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan mengenai bagaimana management pengelolaan layanan pelanggan, pemantauan operasional secara real-time, hingga bagaimana menangani insiden dan melakukan manajemen eskalasi,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Vice President Corporate Secretary KAI Services.

Dampak dan tindak lanjut

Manajemen KAI Services merilis konfirmasi resmi melalui siaran pers pada Rabu, 22 Juli 2026. Hasil pembandingan akan menjadi referensi pengembangan proses bisnis anak perusahaan. Penerapan inovasi ditargetkan meningkatkan kepercayaan publik terhadap unit bisnis perkeretaapian nasional.

Selanjutnya, manajemen merencanakan evaluasi berkala untuk memastikan konsistensi standar mutu di semua lini operasional. Langkah ini mencakup pelatihan ulang personel dan penyesuaian prosedur kerja sesuai temuan lapangan.

Catatan akhir: Kunjungan ini merupakan upaya konkret memperkuat layanan pelanggan dan sistem pemantauan operasional demi layanan kereta api yang lebih andal dan responsif.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait