Ribuan Warga Padati Car Free Day di Langsa, E-Parking Diluncurkan
LANGSA — Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka, Kota Langsa, pada pagi Car Free Day (CFD), Minggu (2/8). Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB itu menghadirkan olahraga, ruang komunitas, serta stan UMKM dan layanan publik, termasuk peluncuran E-Parking oleh Pemko Langsa. Pemerintah menutup sementara beberapa ruas jalan hingga pukul 11.00 WIB untuk memberi ruang aman bagi pejalan kaki dan pesepeda.
Ribuan warga dan aktivitas pagi
Sejak pagi, warga dari berbagai usia berkumpul untuk senam bersama, jalan santai, jogging, dan bersepeda. Suasana semakin hidup dengan alunan musik dan beragam kegiatan komunitas yang tersebar di kawasan Lapangan Merdeka.
Puluhan stan UMKM menawarkan kuliner, minuman, fesyen, dan kerajinan lokal. Kehadiran pelaku usaha membuat CFD tidak hanya menjadi ajang olahraga, melainkan ruang ekonomi dan sosial bagi warga.
Pelayanan publik dan peluncuran E-Parking
Salah satu stan yang paling banyak dikunjungi adalah stan Dinas Perhubungan Kota Langsa. Layanan utama adalah pendaftaran E-Parking, sistem parkir digital yang baru diluncurkan Wali Kota. Sistem ini dirancang untuk memperbaiki tata kelola parkir agar lebih modern, tertib, dan transparan.
Kehadiran layanan langsung dari instansi pemerintah di lokasi acara juga mempermudah akses warga terhadap administrasi dan informasi publik. Antusiasme tinggi menunjukkan dukungan masyarakat terhadap transformasi digital pelayanan publik.
Tujuan penyelenggaraan dan pesan pemerintahan
CFD merupakan program inisiasi Wali Kota Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin. Program ini dirancang untuk menciptakan ruang publik yang sehat, produktif, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang aman, tertib, dan ramah bagi pejalan kaki serta pesepeda. CFD bukan lagi sekadar olahraga, tapi ruang kebersamaan untuk seluruh elemen,”
“Lebih dari olahraga, CFD ini menjadi jembatan. Di sini pemerintah hadir di tengah masyarakat, mendengar, melayani, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,”
Dampak dan harapan ke depan
Dengan kombinasi kegiatan sehat, ruang usaha lokal, dan pelayanan publik, CFD Langsa diharapkan memperkuat budaya hidup sehat serta mendongkrak perekonomian UMKM setempat. Pemerintah daerah berharap program ini tumbuh berkelanjutan dan menjadi contoh pengelolaan ruang publik yang inklusif.
Peluncuran E-Parking menjadi langkah awal digitalisasi pelayanan yang dapat diperluas pada layanan lain. Ke depan, evaluasi dan pelibatan komunitas diharapkan meningkatkan kualitas kegiatan serta manfaat ekonomi bagi warga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...