Hiburan

Netflix, APROFI & BPI Luncurkan Cerita Anak Nusantara

Bagikan:
Poster program Cerita Anak Nusantara oleh Netflix APROFI dan BPI

Netflix bersama APROFI dan BPI meluncurkan program Cerita Anak Nusantara pada 24 Juni 2026 untuk menjaring dan mengembangkan ide film panjang bertema anak, remaja, dan keluarga Indonesia; pendaftaran dibuka hingga 1 Juli 2026.

Tujuan program

Program ini didukung oleh Netflix Fund for Creative Equity dan hadir untuk menemukan cerita autentik yang dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia. Selain kompetisi ide, program menjadi wadah pengembangan proyek bagi sineas muda Tanah Air.

Rangkaian pengembangan dan seleksi

Sebanyak 10 finalis akan dipilih untuk mengikuti lokakarya dan sesi pendampingan bersama sineas berpengalaman. Peserta dibimbing mengembangkan ide hingga menjadi treatment skenario yang lebih matang.

Program menekankan proses mentoring praktis sehingga ide tidak hanya dinilai, tetapi juga diproyeksikan untuk produksi film panjang.

Dukungan industri dan alasan peluncuran

Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari, menyampaikan bahwa kebutuhan akan tontonan keluarga terus meningkat. Ia melihat peluang besar untuk mengembangkan karya yang ramah keluarga dan dapat dinikmati lintas generasi.

Keluarga kini semakin banyak meluangkan waktu untuk menonton bersama. Ada peluang besar untuk mengembangkan cerita yang ramah keluarga dan menghadirkan ekosistem tontonan yang aman dan terpercaya, kata Ruben Hattari.

Peluncuran program juga dipicu oleh pertumbuhan minat penonton terhadap film keluarga, salah satunya kesuksesan film animasi Jumbo yang menembus lebih dari 10 juta penonton di bioskop nasional.

Kata pengurus APROFI dan BPI

Ketua Umum APROFI, Edwin Nazir, menilai film anak dan keluarga memiliki peran penting membentuk pandangan terhadap generasi mendatang. Menurutnya, sineas Indonesia mampu menghadirkan cerita relevan dan autentik.

Film anak dan keluarga Indonesia bukan genre kecil. Ini adalah cermin dari cara kita memandang generasi berikutnya, ujar Edwin Nazir.

Ketua Umum BPI, Fauzan Zidni, mengatakan program ini bagian dari upaya memperkuat fondasi industri film anak dan keluarga di Indonesia.

BPI melihat Cerita Anak Nusantara sebagai bagian dari upaya bersama membangun fondasi industri film anak dan keluarga yang lebih kuat. Cerita yang lahir dari sineas muda Indonesia, yang tumbuh dari pengalaman nyata dan pemahaman mendalam tentang keluarga Indonesia, kata Fauzan Zidni.

Kriteria peserta dan tema

Program terbuka bagi sineas Indonesia yang ingin mengembangkan cerita fiksi orisinal untuk film panjang. Beberapa ketentuan utama:

  • Karakter utama harus anak-anak dan/atau keluarga Indonesia dengan latar di Indonesia
  • Prioritas bagi sutradara pemula atau yang baru menyutradarai maksimal satu film panjang
  • Pendaftaran dibuka hingga 1 Juli 2026

Kategori usia konten meliputi Semua Umur (SU), 7+, dan 13+. Tema yang dapat diajukan antara lain keluarga, persahabatan, petualangan, drama remaja, komedi, hingga fiksi ilmiah.

Implikasi dan harapan

Dengan Cerita Anak Nusantara, Netflix, APROFI, dan BPI berharap mendorong lahirnya generasi baru sineas Indonesia serta memperkaya pilihan film anak dan keluarga di Tanah Air. Program ini membuka peluang nyata bagi karya yang berakar dari pengalaman keluarga Indonesia untuk mencapai audiens luas.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait