CERDIK: Cegah dan Kendalikan Hipertensi
Banda Aceh — Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut "silent killer" karena kerap tidak menimbulkan gejala, namun berisiko menyebabkan stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal jika tidak dikendalikan. Kementerian Kesehatan menganjurkan perilaku CERDIK sebagai langkah pencegahan yang mudah dan efektif.
Hipertensi: ancaman yang sering diabaikan
Hipertensi terjadi ketika tekanan darah tetap berada di atas angka normal secara berkelanjutan. Kondisi ini membuat jantung bekerja lebih keras dan dapat merusak pembuluh darah serta organ vital.
Kerusakan yang mungkin timbul meliputi gangguan pada jantung, otak, ginjal, dan mata. Risiko komplikasi bertambah bila disertai kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, atau stres berkepanjangan.
Mengapa tekanan darah perlu dikendalikan?
Mengendalikan tekanan darah penting bukan hanya untuk mencegah penyakit, tetapi juga untuk menjaga kualitas hidup dan produktivitas. Tekanan darah yang terkontrol membantu menurunkan risiko komplikasi serius.
- Menurunkan risiko stroke.
- Mencegah penyakit jantung dan gagal jantung.
- Mengurangi risiko gagal ginjal.
- Menjaga kesehatan pembuluh darah.
- Memperpanjang harapan hidup.
Karena gejala sering tidak terasa, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi hipertensi sejak dini.
Perilaku CERDIK untuk cegah hipertensi
Kementerian Kesehatan mengampanyekan CERDIK sebagai panduan sederhana untuk mencegah penyakit tidak menular, termasuk hipertensi. Berikut uraian tiap komponen:
- C: Cek kesehatan secara berkala — pengukuran tekanan darah bisa dilakukan di puskesmas, posbindu, atau fasilitas layanan kesehatan lainnya.
- E: Enyahkan asap rokok — hindari merokok dan paparan asap karena zat berbahaya dapat merusak pembuluh darah.
- R: Rajin aktivitas fisik — minimal 30 menit per hari dengan aktivitas seperti berjalan, bersepeda, atau senam ringan.
- D: Diet seimbang — perbanyak buah dan sayur, kurangi garam, gula, dan lemak jenuh, serta cukupi cairan harian.
- I: Istirahat cukup — orang dewasa dianjurkan tidur 7–9 jam per malam untuk menjaga keseimbangan hormon dan tekanan darah.
- K: Kelola stres — lakukan olahraga, hobi, ibadah, atau berkegiatan bersama keluarga untuk mengurangi tekanan psikologis.
Peran keluarga dan langkah praktis
Pencegahan hipertensi lebih efektif jika dilakukan bersama keluarga. Kebiasaan makan sehat, olahraga bersama, dan saling mengingatkan untuk cek tekanan darah membuat deteksi dan pengendalian lebih mudah.
Bagi yang sudah didiagnosis hipertensi, dukungan keluarga membantu kepatuhan minum obat sesuai anjuran tenaga kesehatan dan mempertahankan pola hidup sehat.
Mulai sekarang, hipertensi dapat dicegah dan dikendalikan dengan langkah sederhana yang dilakukan konsisten. Jangan menunggu gejala untuk memeriksakan tekanan darah; kontrol rutin dan perilaku CERDIK adalah investasi untuk hidup lebih sehat dan berkualitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Investasi Nagan Raya: Kontributor Terbesar Aceh, Rp336 Miliar
Nagan Raya jadi penyumbang investasi terbesar Aceh: Rp336,18 miliar (Triwulan IV 2025) dan terus bertumbuh p...
Polres Padanglawas Sita Puluhan Slop Rokok Ilegal di Hasahatan Jae
Satreskrim Polres Padanglawas menggerebek rumah di Hasahatan Jae dan menyita puluhan slop rokok tanpa pita c...
Gebyar Patuh Pajak Medan 24-25 Juni: Samsat Keliling & Hadiah
Bapenda Medan gelar Gebyar Patuh Pajak 24-25 Juni di Centre Point Mall; layanan Samsat Keliling dan hadiah b...
Lamsihar Raih Magister Teknologi Informasi dengan IPK 4.00
Lamsihar Banjarnahor lulus MTI di Universitas Panca Budi Medan dengan IPK 4.00 setelah perjalanan hidup penu...
Polda Aceh Gelar Lomba Stand Up Comedy Sambut Hari Bhayangkara
Polda Aceh menggelar Lomba Stand Up Comedy bertema Polri Semakin Dicintai pada 22 Juni 2026 untuk merayakan...
Tokoh Sumut Minta Porsi DBH Sawit Ditingkatkan di Era B50
Tokoh pemuda Sumut dukung B50 namun minta peningkatan porsi DBH Sawit agar daerah penghasil sawit mendapat m...