Cegah Asam Urat Saat Iduladha: Atur Konsumsi Daging
Perayaan Iduladha kerap diisi dengan hidangan daging berlimpah yang dapat memicu kekambuhan asam urat pada mereka yang berisiko. Untuk mengurangi risiko, ahli menyarankan pembatasan konsumsi daging merah, pilihan sumber protein rendah purin, pengendalian porsi, serta peningkatan asupan cairan selama dan setelah perayaan.
Penyebab dan gejala yang perlu diwaspadai
Daging sapi dan domba mengandung kadar purin yang relatif tinggi. Saat dikonsumsi berlebihan, purin diubah menjadi asam urat sehingga kadar dalam tubuh meningkat.
Akibatnya, pengidap dapat mengalami nyeri sendi mendadak, pembengkakan, kemerahan, dan sensasi hangat pada area yang terkena. Rasa nyeri sering muncul di satu atau beberapa sendi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Cara mencegah kekambuhan selama Iduladha
Untuk menekan risiko kambuh, masyarakat dianjurkan melakukan langkah-langkah praktis dalam memilih dan mengolah makanan selama perayaan.
- Batasi konsumsi daging merah seperti sapi dan domba. Konsumsi berlebih meningkatkan asam urat.
- Pilih sumber protein rendah purin, misalnya ayam atau ikan, sebagai alternatif lebih aman.
- Pilih potongan daging yang lebih ramping untuk mengurangi asupan lemak jenuh yang dapat memengaruhi metabolisme asam urat.
- Kontrol porsi makan dan hindari makan berlebihan dalam satu waktu.
- Perbanyak minum air putih secara teratur untuk membantu pengeluaran asam urat lewat urine.
- Gunakan metode memasak sehat seperti merebus, memanggang, atau mengukus dibandingkan menggoreng dengan banyak minyak.
Pola hidup setelah perayaan
Pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin penting untuk menjaga kadar asam urat tetap terkendali setelah Iduladha. Kebiasaan sehat ini membantu pemulihan dan menurunkan kemungkinan kambuh di masa mendatang.
Memperhatikan jenis makanan, teknik memasak, serta hidrasi adalah langkah sederhana namun efektif untuk menekan risiko gangguan asam urat sehubungan dengan tradisi konsumsi daging pada momen Iduladha.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Diabetes Tak Terdeteksi, Ancaman Diam bagi Masyarakat
Sekitar 73% penderita diabetes di Indonesia tidak menyadari kondisinya; 20 juta terjangkit dan angka diperki...
Pentingnya Sarapan Pagi: Manfaat untuk Energi dan Konsentrasi
Sarapan pagi memberi energi, meningkatkan konsentrasi, dan mendukung metabolisme. Pilih menu seimbang untuk...
PCOS Resmi Berganti Nama Jadi PMOS: Kenali Gejala dan Penyebab
PCOS resmi berubah nama menjadi PMOS (12 Mei 2026). Ketahui gejala, penyebab, dan langkah pencegahan seperti...
Cuaca Buruk: 27.308 Balita di Bekasi Terserang Batuk 2026
Dinas Kesehatan Bekasi mencatat 27.308 balita terserang batuk sepanjang 2026; cuaca buruk dan infeksi menjad...
Tren Gaya Hidup Sehat Meningkat: Alasan dan Aktivitas Populer
Gaya hidup sehat kian populer—didorong olahraga singkat, kelas kebugaran, dan pilihan makanan clean food yan...
Menkes Targetkan Penyerapan Anggaran Kemenkes di Atas 95%
Menkes Budi Gunadi menargetkan penyerapan anggaran Kemenkes di atas 95% dengan perbaikan tata kelola dan per...