Lokal

Bunda PAUD Aceh Besar Tinjau MPLS, Tekankan Pendekatan Ramah Anak

Bagikan:
Bunda PAUD Rita Mayasari bersama murid PAUD IT Mina saat peninjauan MPLS di Aceh Besar

KOTA JANTHO — Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD Islam Terpadu Mina dan SD Negeri Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kamis (16/7). Kunjungan bertujuan memastikan proses adaptasi murid baru berjalan edukatif, menyenangkan, dan ramah anak.

Peninjauan langsung kegiatan MPLS

Rita Mayasari menyaksikan rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan interaksi antara guru dan murid baru. Kegiatan itu meliputi pengenalan gedung, tenaga kependidikan, serta aktivitas yang membangun rasa percaya diri anak.

Di PAUD IT Mina, Bunda PAUD berinteraksi dengan peserta didik dan memberi motivasi kepada guru untuk menghadirkan suasana yang kreatif dan menyenangkan.

Pendekatan yang harus diutamakan

Menurut Rita, masa pengenalan sekolah menjadi momen krusial bagi anak usia dini dan murid SD untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas sekolah. Ia menekankan metode yang positif dan tanpa tekanan.

"Pelaksanaan MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Ini adalah masa awal mereka mengenal dunia sekolah, sehingga perlu didampingi dengan pendekatan yang positif, penuh kasih sayang, dan tanpa tekanan."

Peran orang tua dan lingkungan

Rita menegaskan bahwa keberhasilan adaptasi tidak hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga memerlukan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar. Kolaborasi antara rumah dan sekolah penting untuk memberi rasa aman bagi anak.

"Peran orang tua sangat penting dalam mendukung proses adaptasi anak. Komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan semangat belajar anak."

Pelaksanaan di SDN Kajhu

Di SDN Kajhu, pengenalan MPLS diisi dengan pembiasaan tata tertib, penguatan karakter, dan kegiatan yang mendorong kedisiplinan serta kemandirian siswa. Rita memberi apresiasi karena kegiatan berjalan sesuai prinsip ramah anak dan fokus pada karakter.

Ia mencatat antusiasme peserta didik sebagai indikator suasana sekolah yang mendukung proses belajar sejak hari pertama.

"Saya melihat anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Ini menunjukkan bahwa sekolah telah berupaya menghadirkan suasana yang nyaman dan mendukung proses belajar mereka sejak hari pertama."

Upaya jangka panjang

Rita mengingatkan bahwa pendidikan usia dini dan pendidikan dasar merupakan investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, perhatian serius pada proses pendidikan sejak awal sangat diperlukan.

Untuk mendukung adaptasi, sekolah dan orang tua didorong menerapkan kegiatan MPLS yang menyenangkan dan sesuai perkembangan anak, antara lain:

  • Pengenalan lingkungan dan tenaga pendidik secara bertahap
  • Kegiatan bermain edukatif untuk membangun kepercayaan diri
  • Pembiasaan tata tertib dan karakter positif dengan pendekatan hangat

Dengan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, diharapkan anak-anak Aceh Besar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar tinggi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait