BULOG Pastikan Stok Beras Aman di NTT untuk Tanggap Darurat
Perum BULOG memastikan ketersediaan beras di Nusa Tenggara Timur (NTT) cukup untuk tanggap darurat pasca-gempa. Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut stok awal di NTT tercatat 26.336 ton dan akan ditambah pasokan dari beberapa daerah.
Stok saat ini dan tambahan pasokan
Stok beras di gudang BULOG NTT saat ini tercatat 26.336 ton. Untuk memperkuat ketersediaan, BULOG mengirimkan tambahan beras sebanyak sekitar 67.446 ton dari beberapa provinsi.
Daerah pengirim antara lain:
- Jakarta
- Jawa Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Barat
- Nusa Tenggara Barat
Dengan tambahan ini, proyeksi stok beras di NTT naik menjadi 93.782 ton.
Perhitungan kebutuhan bantuan
BULOG menghitung kebutuhan beras untuk mendukung operasi tanggap darurat bila masa respon diperpanjang. Perkiraan kebutuhan untuk masa tanggap darurat adalah sekitar 18.500 ton.
Selain itu, perusahaan juga memperhitungkan kebutuhan bantuan pangan selama tiga bulan bagi masyarakat penerima manfaat. Total kebutuhan gabungan untuk tanggap darurat dan bantuan pangan diperkirakan mencapai 46.368 ton.
Proyeksi stok dan distribusi
Dengan proyeksi stok 93.782 ton, BULOG memperkirakan terdapat sisa sekitar 47.444 ton setelah memenuhi kebutuhan bantuan. Persediaan ini menjadi cadangan untuk kebutuhan lanjutan atau daerah terdampak baru.
Ahmad Rizal menegaskan pengiriman akan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan tiap wilayah terdampak. Hal ini untuk memastikan distribusi lebih tepat sasaran dan mengurangi penumpukan di titik transit.
"Biasanya kalau bencana ada perpanjangan masa tanggap darurat, kami antisipasi sepuluh kali,"
— Ahmad Rizal Ramdhani, di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2026.
Ringkasan data stok
| Keterangan | Jumlah (ton) |
|---|---|
| Stok awal di NTT | 26.336 |
| Tambahan pasokan | 67.446 |
| Proyeksi stok total | 93.782 |
| Kebutuhan tanggap darurat (perk.) | 18.500 |
| Total kebutuhan (bencana + bantuan 3 bulan) | 46.368 |
| Sisa stok setelah kebutuhan | 47.444 |
Dengan persiapan ini, BULOG menyatakan siap memenuhi kebutuhan pangan darurat di NTT sekaligus menjaga ketersediaan untuk periode pemulihan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hetifah: Keselamatan Warga Prioritas Saat Asap Karhutla Kalimantan
Hetifah minta keselamatan warga diprioritaskan setelah ratusan hotspot karhutla dan ratusan hektare terbakar...
BULOG Kirim Beras ke NTT Secara Bertahap, Total Stok 93.782 Ton
BULOG mengirim tambahan 67.446 ton beras ke NTT secara bertahap sesuai kebutuhan; total stok diproyeksikan m...
Indonesia-Tiongkok Perkuat Kerja Sama AI dan Transformasi Digital
Indonesia dan Tiongkok sepakat memperkuat kerja sama AI, transformasi digital, infrastruktur, dan energi hij...
Mengapa Lahan Gambut di Kalimantan Mudah Terbakar?
Gambut di Kalimantan mudah terbakar saat mengering karena drainase dalam dan pembukaan lahan pakai api, memp...
DPR Minta Pemerintah Pusat Ambil Alih Penanganan Karhutla
DPR minta pemerintah pusat ambil alih penanganan karhutla di Kalimantan dan Sumatra karena eskalasi, keterba...
Cara Praktis Menjaga Lahan Gambut Agar Tak Mudah Terbakar
Pertahankan gambut basah lewat rewetting, PLTB, pemilihan varietas, dan pemantauan agar lahan gambut tidak m...