BULOG Kirim Beras ke NTT Secara Bertahap, Total Stok 93.782 Ton
Perum BULOG tidak langsung mengirim seluruh tambahan 67.446 ton beras ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasokan akan digerakkan secara bertahap sejak stok di daerah terdampak mulai menipis, sebagai bagian dari penanganan darurat pasca-gempa pada akhir Agustus 2026.
Strategi distribusi dan alasan
BULOG menyesuaikan pengiriman dengan kapasitas gudang dan kebutuhan lapangan. Kapasitas gudang di NTT hanya sekitar 50.400 ton, sehingga pengiriman sekaligus tidak memungkinkan.
Sekretaris utama operasi, Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan gerakan pasokan mengikuti kondisi lapangan.
“Movement yang kami laporkan totalnya lebih kurang 67 ribu, ini bergerak sesuai dengan kebutuhan,”
Rincian pasokan dan stok saat ini
Per 23 Agustus 2026, BULOG mencatat stok beras tersedia di NTT sekitar 26.336 ton. Tambahan rencana pasokan sebesar 67.446 ton berasal dari beberapa wilayah untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek hingga pemulihan.
| Wilayah Pengirim | Jumlah (ton) |
|---|---|
| Jakarta | 3.000 |
| Jawa Timur | 20.646 |
| Sulawesi Selatan | 8.850 |
| Nusa Tenggara Barat (NTB) | 35.250 |
Dengan penambahan itu, total stok yang diproyeksikan mencapai 93.782 ton.
Mekanisme pengiriman di lapangan
Pengiriman akan dipicu saat stok di wilayah terdampak berada pada kisaran tiga perempat hingga setengah kapasitas. Wilayah yang paling terdampak, seperti Manggarai dan Ende, menjadi prioritas distribusi awal.
Jawa Timur dan NTB diposisikan sebagai sumber utama yang akan dipacu lebih dulu. Sementara pasokan dari Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat akan bergerak sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Dampak dan langkah selanjutnya
Strategi bertahap ini bertujuan mencegah penumpukan stok di gudang yang kapasitasnya terbatas dan memastikan pasokan tersedia saat dibutuhkan. Selain itu, distribusi terukur membantu koordinasi logistik dan penyaluran bantuan kepada korban bencana.
Pihak terkait akan terus memantau tingkat stok dan kebutuhan di lapangan untuk menentukan jadwal pengiriman selanjutnya. Dengan mekanisme ini, BULOG berharap respons bantuan pangan lebih cepat dan tepat sasaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...