Atlet Akuatik Klungkung Raih Lima Medali di Gajahmada 2026
Made Budiartini Bandem meraih lima medali pada Gajahmada Swimming Competition 2026, yang digelar 29 Agustus 2026 di Kolam Renang Tirta Krida, AAU Sleman, Yogyakarta. Atlet asal Klungkung ini membawa pulang dua emas, dua perak, dan satu perunggu sebagai bukti hasil pembinaan daerah yang berkelanjutan.
Rincian medali
Penampilan Made Budiartini Bandem berlangsung konsisten di nomor punggung dan gaya bebas. Perolehan medali tercatat sebagai berikut:
- Emas: 100 meter gaya punggung, 200 meter gaya punggung
- Perak: 50 meter gaya punggung, 200 meter gaya bebas
- Perunggu: 200 meter gaya ganti perseorangan putri
Respons KONI Klungkung
Ketua KONI Klungkung, AA Gde Anom, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai hasil ini mencerminkan arah pembinaan yang tepat dan berkelanjutan.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Klungkung berjalan pada jalur yang tepat. KONI Klungkung memiliki komitmen untuk membangun sistem pembinaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi jangka pendek, tetapi juga menciptakan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,"
Anom menambahkan bahwa keberhasilan atlet tidak terlepas dari kerja sama pelatih, pengurus cabang olahraga, keluarga, dan berbagai pihak pendukung.
Pembinaan dan strategi latihan
Ketua Cabang Olahraga Akuatik Klungkung, AA Gede Lesmana, menyatakan program pembinaan dikembangkan secara sistematis. Fokusnya meliputi teknik, kondisi fisik, kesiapan mental, dan pengalaman bertanding.
"Setiap kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Melalui kejuaraan, atlet dapat mengukur perkembangan kemampuan, mengevaluasi kekurangan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi,"
Lesmana menuturkan latihan disesuaikan kebutuhan tiap atlet dan didukung kolaborasi antara KONI, pemerintah daerah, pelatih, TNI, dan keluarga.
Target jangka menengah dan implikasi
Prestasi di Gajahmada menjadi modal untuk menghadapi PORPROV Bali 2026 dan persiapan menuju PON 2027. KONI Klungkung bersama cabang akuatik menargetkan delapan medali emas pada PON 2027.
Target ini akan dikejar lewat peningkatan intensitas kompetisi, perbaikan kualitas latihan, penguatan fisik-teknik-mental, dan pengembangan atlet muda potensial. Regenerasi atlet juga mendapat perhatian untuk menjamin keberlanjutan prestasi.
Dengan pembinaan berkelanjutan, KONI Klungkung berharap semakin banyak atlet daerah mampu menembus persaingan regional, nasional, hingga internasional. Hasil lima medali yang diraih Made Budiartini Bandem menjadi bukti awal bahwa Klungkung memiliki potensi kuat untuk terus berkembang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...
Marc Klok: Tantangan Format Baru Liga 1 2024/2025 bagi Persib
Marc Klok menyambut tantangan format baru Liga 1 2024/2025: juara ditentukan lewat double round robin tanpa...