BBPOM Medan Gelar SPARK-G Festival: Edukasi Pangan Aman untuk Sekolah
Medan — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan mengadakan SPARK-G Festival guna mengedukasi siswa TK sampai SMA tentang pemilihan obat dan pangan yang aman. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober, di halaman gedung BBPOM Medan, Jalan Willem Iskander, dengan lomba kreatif dan stan produk dari pelaku usaha serta UMKM binaan.
Kegiatan dan peserta
Festival memadukan edukasi dengan kompetisi. Siswa dari berbagai sekolah di Medan mengikuti lomba mewarnai, menggambar, tarian jingle "ceklik", cerdas cermat, storytelling, pembuatan poster, dan karya tulis ilmiah. Kegiatan juga diramaikan dengan stan yang menjual berbagai makanan, minuman, dan suplemen.
- Mewarnai dan menggambar
- Tarian jingle ceklik
- Cerdas cermat dan storytelling
- Membuat poster dan karya tulis ilmiah
Tujuan edukasi: memilih produk yang aman
Kepala BBPOM Medan, Mojaza Sirait, mengatakan acara ini adalah kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah. Ia menekankan pentingnya menggabungkan pembelajaran dengan kompetisi agar pesan lebih mudah diterima anak-anak.
“Jadi bukan hanya edukasi saja, tapi sembari berkompetisi yang kita sebut dengan SPARK-G Festival.”
Mojaza menjelaskan bahwa singkatan SPARK-G mengandung nilai Smart, Perposeful, Ascending, Resilient, dan Knowledge. Tema festival adalah Obat dan Makanan yang Aman, Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat.
“Jika tidak aman, berarti bukan pangan. Ini yang kita gaungkan. Pemerintah memang harus lebih cerdas untuk hal ini, apalagi terkait program makan bergizi gratis (MBG). Jika anak-anak sudah tahu mana makanan sehat dan aman, mereka sudah bisa memilih.”
Peran guru dan pengembangan kreativitas
Selain siswa, para guru pendamping juga mendapatkan edukasi tentang pangan dan obat yang aman. Diharapkan, pengetahuan ini dapat diteruskan ke siswa lain di sekolah. Mojaza menekankan pula pentingnya mengembangkan kreativitas sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Kalah menang adalah urusan yang harus diterima dengan hati ikhlas. Namun, peserta harus belajar bahwa ini adalah momentum yang harus dimanfaatkan untuk mengembangkan diri kita.”
Dukungan untuk pelaku usaha dan UMKM
Para pelaku usaha yang ikut mendapatkan pendampingan dari BBPOM untuk proses perizinan dan peningkatan kualitas produk. Mojaza menyatakan pengawasan dan pendampingan berjalan baik, dan produk yang hadir pada festival diterima masyarakat.
Ia berharap kerja sama antara BBPOM dan pelaku usaha binaan semakin erat sehingga produk dapat memperoleh izin edar, menjamin keamanan, dan berkembang lebih berkualitas.
Dengan format edukasi yang interaktif dan kompetitif, BBPOM Medan menargetkan pembentukan generasi yang lebih kritis dalam memilih produk pangan dan lebih mendukung tumbuhnya UMKM yang patuh aturan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...
Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Dikmas untuk Dukung Operasi Patuh Toba
Sat Lantas Polres Labuhanbatu gelar Dikmas bagi pelajar di Rantauprapat sebagai dukungan Operasi Patuh Toba...
Kapolres Dairi Turun Bagikan Helm pada Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Dairi turun langsung mengatur lalu lintas dan membagikan helm di Simpang Empat Sidikalang dalam Ope...
Polres Sibolga Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Polres Sibolga menggelar apel kesiapsiagaan pada 29 Oktober untuk memastikan personel dan sarana siap tangan...
Gema Kreasi Gelar Seminar Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan
Gema Kreasi menggelar seminar 'Cegah Diabetes Sejak Dini' di MAN 3 Medan untuk edukasi kesehatan dan membuka...
Mendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun untuk Program MBG
Mendagri Tito Karnavian umumkan insentif fiskal Rp1 triliun untuk daerah yang sukses menyukseskan program Ma...