Politik

319 Anggota PDIP Jatim Ikuti Bimtek Pengawasan APBD di Bali

Bagikan:
Peserta Bimtek PDIP Jawa Timur mengikuti sesi penguatan pengawasan APBD di Bali

BALI — Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema Penguatan Efektivitas dan Efisiensi Pelaksanaan APBD di Bali, 5-7 Juni 2026. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan fungsi pengawasan DPRD agar pelaksanaan pembangunan daerah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Tujuan dan fokus kegiatan

Bimtek dirancang untuk memperkuat kapasitas legislator dalam tiga fungsi utama DPRD: legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Penekanan khusus diberikan pada aspek pengawasan guna menutup kesenjangan antara perencanaan pembangunan dan pelaksanaan program di lapangan.

Pernyataan pimpinan fraksi

Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyatakan bahwa penguatan kapasitas anggota DPRD menjadi kebutuhan mendesak. Ia mengatakan banyak daerah sudah memiliki dokumen perencanaan yang baik, namun realisasi di lapangan belum optimal.

"Kami ingin memperkuat tata kelola kelembagaan di masing-masing DPRD sekaligus membangun komunikasi yang lebih kuat antaranggota Fraksi PDI Perjuangan di wilayah Jawa dan Bali. Banyak persoalan teknis di daerah yang membutuhkan pemahaman dan langkah yang selaras,"

Deni menegaskan bahwa tanpa pengawasan yang optimal, program yang direncanakan dan dianggarkan tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Rangkaian materi dan isu yang dibahas

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan dari DPP PDI Perjuangan serta diskusi mengenai isu-isu strategis yang berdampak pada tata kelola daerah. Topik yang menjadi fokus antara lain:

  • Pengelolaan dana desa;
  • Implementasi regulasi baru yang memengaruhi daerah;
  • Optimalisasi fungsi DPRD dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan;
  • Penguatan komunikasi publik anggota legislatif.

Peserta dan logistik

Wakil Sekretaris Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ratih Detya Wijayanti, menjelaskan jumlah peserta yang hadir sebanyak 319 orang dari total 329 anggota fraksi. Sepuluh anggota absen karena alasan kesehatan atau menunaikan ibadah haji.

"Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan pembekalan dari DPP PDI Perjuangan terkait berbagai isu strategis yang berkaitan dengan tugas dan kewenangan DPRD,"

Kegiatan juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi antaranggota, sehingga koordinasi antarfraksi dan komunikasi dengan pemerintah daerah dapat berjalan efektif.

Dampak yang diharapkan

Dengan penguatan kapasitas melalui bimtek, Fraksi PDI Perjuangan berharap anggota DPRD mampu menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan terutama pengawasan, secara lebih efektif. Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan program sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah.

Informasi kegiatan dan materi terkait dapat diakses melalui tautan resmi untuk referensi lebih lanjut: Informasi kegiatan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait