Bengkel Mobil di Pematangsiantar Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp200 Juta
Pematangsiantar — Satu unit bengkel mobil di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, hangus terbakar pada Senin malam (21/9) sekitar pukul 23:15. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Pemilik bengkel tercatat Hendrik H. Batubara (29) dan Maradona Pakpahan (50).
Kronologi kejadian
Informasi awal diperoleh dari saksi mata Edward Simangunsong. Ia melihat kobaran api muncul dari gudang depan bengkel yang digunakan untuk penyimpanan suku cadang.
Edward kemudian memanggil tetangga, Doli Gultom (37), yang tinggal di sebelah bengkel. Keduanya mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api terus membesar.
Warga lalu menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pematangsiantar. Sekitar pukul 23:40, enam unit mobil pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman.
Respons kepolisian dan pemadaman
Kapolsek Siantar Utara, Iptu Nana Sandra, segera merespons laporan dan memimpin anggota untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas piket Polsek Siantar Utara bersama fungsi Polres Pematangsiantar menjaga area saat proses pemadaman berlangsung.
Dalam tempo sekitar 15 menit, petugas Damkar berhasil menjinakkan api. Sekitar pukul 23:50, kobaran api dinyatakan padam dan Tim Inafis Polres Pematangsiantar melakukan olah TKP.
Penyebab dan perkiraan kerugian
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga berawal dari aktivitas membuat anti-nyamuk menggunakan papan telur yang dibakar. Api kemudian diduga menjalar dan menyambar kain lap yang bercampur oli.
"Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran itu, tapi kerugian materil perkiraannya Rp 200 juta,"
pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolsek Siantar Utara, Iptu Nana Sandra.
Tindakan lanjutan
Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk menguatkan penyebab kebakaran. Pengamanan lokasi tetap dilakukan hingga proses pendataan kerugian rampung.
Peristiwa ini menyoroti risiko keselamatan saat melakukan aktivitas yang melibatkan api di lingkungan bengkel. Pemeriksaan lebih lanjut bertujuan memastikan penyebab pasti dan menghitung total kerugian materil.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Banjir Bandang Tutup Akses Dusun di Samosir, 3 Rumah Rusak
Banjir bandang di Dusun I Sitobu, Simanindo (26/9) menutup akses dan merusak tiga rumah; warga dievakuasi, p...
Telkomsel Ajak Pelanggan IndiHome Nobar Gratis di Medan
Telkomsel menggelar nobar gratis untuk 200 pelanggan IndiHome di Medan pada 26 September, menyediakan tiket...
Realisasi TKD Aceh Capai 30,16% hingga 25 September 2026
Realisasi TKD Aceh 2026 mencapai 30,16% (Rp498,25 miliar) per 25 Sept; serapan mingguan naik Rp41,16 miliar...
Basemen Pasar Petisah Medan Terendam, Pedagang Keluhkan Bau
Basemen Pasar Petisah Medan tergenang mata kaki pada 27/9, diduga karena mesin penyedot air bermasalah; peda...
Polsek Siantar Selatan Tangani Video Bullying di SMPN 12 Pematangsiantar
Polsek Siantar Selatan menindaklanjuti video bullying di SMPN 12 Pematangsiantar; korban dirawat, pelaku sko...
Beras Bansos di Pulo Padang Dinilai Tepat Sasaran
Penyaluran 1.266 paket beras bansos di Pulo Padang berlangsung tertib dan sesuai data verifikasi, kata Lurah...