Belasan Tukang Becak Terima Daging Kurban di Surabaya
SURABAYA — Belasan tukang becak menerima pembagian daging kurban di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Iduladha yang menyasar masyarakat kecil, termasuk para penarik becak yang selama ini dekat dengan akar perjuangan partai.
Pembagian daging kurban untuk tukang becak
Acara berlangsung di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan difokuskan pada penyerahan daging kurban kepada anggota Paguyuban Divisi Becak. Pembagian ditujukan kepada para tukang becak sebagai bentuk perhatian partai terhadap kelompok masyarakat yang kerap berada di garis bawah ekonomi.
Doa dan harapan partai
Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, KH Abdul Wahab Yahya atau Gus Wahab, meminta doa kepada para penerima. Ia berharap partai tetap diberi kekuatan untuk membela rakyat kecil dan menambah perolehan kursi legislatif pada 2029.
"Saya minta doa, bapak-bapak semua semoga PDI Perjuangan Jawa Timur di tahun 2029 akan menambah kursi untuk membela wong cilik secara gotong royong," ujar Gus Wahab.
Respons paguyuban
Koordinator Paguyuban Divisi Becak, Budi, menyatakan kebahagiaan atas perhatian yang diberikan. Ia mengatakan pembagian daging kurban itu diterima dengan rasa syukur oleh anggota paguyuban.
"Tentu kami semua senang karena sudah menerima daging kurban dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur," kata Budi.
Jejak sejarah dan loyalitas
Budi mengingatkan perjalanan panjang para tukang becak bersama PDI Perjuangan sejak era reformasi. Menurutnya, paguyuban pernah berjuang melalui posko dan organisasi lokal yang menentang rezim Orde Baru.
- Posko Pandegiling
- Promeg
- PRRT (Perjuangan Rakyat Untuk Reformasi Total)
Riyono Asnan, anggota paguyuban lainnya, menegaskan loyalitas mereka kepada partai yang dinilai selalu berpihak pada wong cilik.
"Kami mantap, senang karena Bu Mega dan PDI Perjuangan selalu berpihak kepada wong cilik," ujar Riyono.
Kondisi anggota paguyuban
Riyono juga menyebut jumlah anggota paguyuban semakin berkurang. Dahulu berjumlah sekitar 170 orang, kini tersisa belasan anggota karena beberapa meninggal dunia atau berhenti menarik becak. Meski jumlah menyusut, semangat kebersamaan dan loyalitas tetap kuat.
Penyerahan daging kurban ini menegaskan fokus kegiatan Iduladha DPD PDI Perjuangan Jawa Timur pada kelompok masyarakat kecil dan peran historis paguyuban becak dalam perjuangan politik lokal.
Untuk informasi terkait kegiatan partai dan publikasi lain, pembaca dapat melihat tautan resmi yang relevan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...
Surabaya Abaikan Desil sebagai Acuan Bansos, Verifikasi Dilakukan Langsung
Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat desil tak lagi jadi patokan bansos; verifikasi dilakukan lewat forum RT ter...
Puan Atur Pertemuan Prabowo–Megawati Bersama PDIP dan Gerindra
Puan Maharani akan mengatur pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati bersama PDIP dan Gerindra usai ku...
Sumenep Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-SD 1 Oktober 2026
Pemkab Sumenep menggelar turnamen sepak bola antar-SD pada 1 Oktober 2026 untuk memetakan talenta lokal dan...
Surabaya Tetapkan Prioritas RAPBD 2027: Pendidikan, Kesehatan, Rutilahu
Pemkot Surabaya prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan Rutilahu dalam RAPBD 2027 senilai Rp12,825 triliun u...
Prabowo Datangi Rumah Megawati untuk Takziah Guruh
Presiden Prabowo mendatangi kediaman Megawati pada 28/9/2026 untuk menyampaikan takziah atas wafatnya Guruh,...