Menteri PPPA Salurkan 30 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Flores
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Arifah Fauzi menyalurkan 30 ton bantuan kebutuhan spesifik untuk masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Penyerahan logistik dilakukan secara resmi pada Senin, 24 Agustus 2026, dan menjangkau tujuh kabupaten untuk mempercepat pemulihan psikososial kelompok rentan.
Isi bantuan
Bantuan yang dikirim difokuskan pada pemenuhan kebutuhan khusus perempuan, anak, dan kelompok rentan. Paket darurat tersebut mencakup persediaan medis dan gizi dasar yang diperlukan selama masa tanggap darurat.
- Susu
- Popok
- Pembalut
- Perlengkapan kesehatan reproduksi
- Perbekalan medis dan pemenuhan gizi
Penyerahan dan tujuan
Penyaluran bertujuan mengurangi beban langsung korban sekaligus mendukung pemulihan psikososial bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Menteri Arifah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam merespons kebutuhan ini.
"Pada hari ini kami menyampaikan dan meneruskan amanah dari kawan-kawan kami, mitra pembangunan, yang punya komitmen luar biasa untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di NTT. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah kolaborasi yang baik dari seluruh komponen masyarakat di Indonesia."
"Bantuan yang kami sampaikan ini ada susu, popok, pembalut, dan berbagai kebutuhan spesifik lainnya yang sangat dibutuhkan untuk perempuan dan anak yang tentu saja memiliki kebutuhan berbeda (khusus) utamanya terkait dengan kesehatan reproduksi dan perlindungan. Perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya (lansia dan ibu hamil/menyusui) membutuhkan perhatian lebih serius dalam situasi darurat. Mudah-mudahan apa yang kami berikan pada hari ini dapat memberikan keringanan bagi teman-teman kita yang terdampak bencana."
Respons daerah dan dukungan mitra
Penyerahan bantuan berlangsung di Labuan Bajo dan diterima oleh perwakilan pemerintah daerah. Staf Ahli Bupati Manggarai Barat Bidang Hukum, Gabriel Bagung, menyampaikan apresiasi atas kepedulian kementerian.
"Atas nama seluruh masyarakat Manggarai Barat, kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari Ibu Menteri yang kami terima pada hari ini. Sekali lagi, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Manggarai Barat, mengucapkan terima kasih."
Kunjungan kerja ini juga didampingi psikolog anak Seto Mulyadi. Selain itu, penyaluran mendapat dukungan dari konsorsium mitra pembangunan nasional dan sejumlah organisasi kemasyarakatan perempuan.
Implikasi dan langkah berikutnya
Bantuan spesifik ini diharapkan memberi keringanan kebutuhan akut sekaligus mempercepat pemulihan psikososial kelompok rentan di tujuh kabupaten terdampak. Koordinasi dengan pemda dan mitra lokal akan dilanjutkan untuk memastikan distribusi tepat sasaran dan pemantauan kebutuhan lanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...