BAZNAS Monitoring Balai Ternak Sri Langkat, Siapkan Hewan Kurban 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara bersama Baznas Kabupaten Langkat melakukan monitoring dan evaluasi Program Balai Ternak Sri Langkat Berkah Mulia di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (12/5). Kegiatan ini bertujuan memastikan keberlanjutan, efektivitas, dan optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat melalui sektor peternakan.
Pelaksana dan peserta kegiatan
Tim monitoring dipimpin oleh Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara, Prof Dr H Mohd. Hatta, dan Wakil Ketua II Dr H Sulthoni Tri Kusuma MA. Mereka didampingi Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan serta staf.
Selain itu, hadir pula jajaran Baznas Kabupaten Langkat seperti Ketua Thantowi Jauhari MA, Wakil Ketua II Juli Sukma SE, Wakil Ketua III Rismandianto Karo-Karo SE, Kepala SMK Swasta YPP Dra Hj N Cici Mahruliana M.Si, dan kelompok ternak setempat.
Tujuan monitoring dan harapan
Monitoring dilakukan untuk menilai pengelolaan dana ZIS (zakat, infak, sedekah) yang dikelola secara produktif. Baznas menilai program ternak sebagai model pemberdayaan ekonomi umat yang membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Ketua Baznas Sumut, Prof Mohd Hatta, memberi apresiasi kepada pihak terkait atas pengembangan balai ternak. Ia berharap program ini terus berkembang dan menjadi contoh pemanfaatan dana zakat sesuai syariat Islam.
“Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026,” ujar Prof Mohd Hatta.
Persiapan hewan kurban
Balai Ternak Sri Langkat Berkah Mulia dibiayai dari dana ZIS yang dihimpun Baznas. Menjelang Iduladha 2026, balai ternak telah mempersiapkan sebagian hewan kurban dan berupaya melengkapi kekurangan melalui mitra binaan.
| Status | Jumlah |
|---|---|
| Tersedia | 59 ekor |
| Kekurangan | 11 ekor (akan dipenuhi mitra binaan) |
Hewan-hewan tersebut nantinya akan disalurkan sebagai hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Implikasi dan tindak lanjut
Dengan evaluasi ini, Baznas berharap program balai ternak menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan di Kabupaten Langkat dan sekitarnya. Monitoring akan menjadi dasar perbaikan manajemen, peningkatan produktivitas, dan penguatan jaringan mitra untuk memenuhi kebutuhan kurban.
Ke depan, Baznas juga mendorong skema pendanaan yang lebih terencana agar manfaat ekonomi dan sosial program dapat dirasakan lebih luas oleh komunitas mustahik.
Berita Terkait
SIEFF 2026 Medan: BSP Gallery Sajikan Bridal Internasional Spektakuler
SIEFF 2026 di Medan (16 Mei) menampilkan BSP Gallery dengan konsep International Bridal, memadukan fashion,...
Polsek Siantar Barat Tangkap Pelaku Pengrusakan di Jalan Bandung
Polsek Siantar Barat menangkap terduga pelaku pengrusakan di Jalan Bandung setelah laporan warga lewat Call...
Brimob Amankan Dua Pria Diduga Hendak Mencuri di Jalan H. Anif
Brimob Polda Sumut mengamankan dua pria yang diduga hendak mencuri di Jalan H. Anif, Medan, dan membawa kedu...
Polres Siantar Edukasi 110 Siswa SD Methodist soal Lalu Lintas
Sat Lantas Polres Siantar mengedukasi 110 siswa SD Methodist tentang rambu, keselamatan trotoar, SIM, dan an...
Ketua Tim Pembina Tinjau Hari Posyandu di Binjai Timur
Ketua Tim Pembina Posyandu Binjai meninjau Posyandu Tunas Bangsa IX pada 20 Mei, mengevaluasi enam SPM dan m...
Polrestabes Medan Tangkap ASN Pemprov Sumut Terkait Narkoba
Polrestabes Medan menangkap ASN Pemprov Sumut di Babura, Medan Baru, setelah menerima paket vape diduga meng...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!