Lokal

Bupati Batubara Terima Audiensi KSBSI, Bahas Kesejahteraan Pekerja

Bagikan:
Bupati Batubara menerima audiensi KSBSI membahas kesejahteraan pekerja

Lima Puluh, Batubara — Bupati Batubara Dr. H Baharuddin Siagian SH M.Si menerima audiensi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Sumatera Utara, Rabu (16/9), di ruang kerjanya.

Pertemuan itu dihadiri Paraduan Pakpahan, Ramlan Hutabarat, dan rombongan KSBSI Sumut. Agenda utama adalah menyampaikan aspirasi pekerja terkait kesejahteraan dan perlindungan hak-hak pekerja di Kabupaten Batubara. Pertemuan juga dimaksudkan membangun komunikasi langsung antara serikat pekerja dan pemerintah kabupaten.

Agenda audiensi dan aspirasi pekerja

Audiensi menjadi wadah resmi bagi KSBSI menyampaikan berbagai tuntutan dan keluhan anggotanya. Delegasi memaparkan isu-isu ketenagakerjaan yang dirasakan di lapangan, terutama soal upah, jaminan sosial, dan perlindungan kerja. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi terbuka untuk mencari solusi bersama.

Komitmen Pemkab Batubara

Bupati Baharuddin menegaskan komitmen pemerintah kabupaten membuka ruang dialog secara berkelanjutan. Ia mendorong kolaborasi antara Pemkab, perusahaan, dan serikat pekerja untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Menurutnya, komunikasi yang baik berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan stabilitas sosial ekonomi daerah.

Upaya memperkuat perlindungan dan kesejahteraan

Dalam pertemuan, dibahas pula pentingnya penguatan mekanisme perlindungan hak pekerja melalui regulasi lokal dan sinergi program. Pemerintah daerah disebut siap menampung aspirasi dan menindaklanjuti rekomendasi yang disepakati bersama. Pendekatan dialogis diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah praktis untuk meningkatkan kondisi kerja di sektor formal dan informal.

Dampak dan tindak lanjut

Audiensi ini membuka peluang bagi mekanisme penyelesaian masalah ketenagakerjaan secara proaktif. Dengan dialog berkelanjutan, Pemkab dan serikat pekerja diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang adil dan aplikatif. Tahapan tindak lanjut akan difokuskan pada pembahasan teknis dan koordinasi antar-pemangku kepentingan.

Pertemuan menegaskan bahwa penyelesaian persoalan ketenagakerjaan memerlukan kolaborasi semua pihak. Dengan sinergi yang kuat, Kabupaten Batubara berpeluang meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerjanya secara bertahap.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait