Kemensos ATENSI Bantu Penyandang Disabilitas Berdaya di Jombang
Kementerian Sosial melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) menyalurkan bantuan dan pendampingan untuk meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas di Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ditinjau langsung oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf.
Kunjungan dan tujuan
Dalam kunjungan, Fatma memantau hasil usaha penerima manfaat dan fasilitas rehabilitasi. Tujuannya memperkuat pemberdayaan melalui kombinasi bantuan alat, modal usaha, rehabilitasi sosial, serta pendampingan agar penyandang disabilitas mampu hidup lebih mandiri.
Bantuan yang disalurkan
Sekretariat kegiatan bersama Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta menyalurkan bantuan ATENSI senilai Rp82,49 juta kepada 22 penerima manfaat (21 penyandang disabilitas dan satu kelompok rentan).
- Dua kursi roda standar
- Satu kursi roda adaptif untuk penyandang cerebral palsy
- Empat sepeda adaptif
- Bantuan kewirausahaan untuk 15 penerima sesuai potensi
Modal usaha mendukung beragam jenis usaha penerima, seperti tambal ban, warung makan, warung kopi, produksi telur asin, kerajinan tas macrame, mebel, kesenian jaranan, dan penjualan pakaian.
Layanan rehabilitasi dan pemberdayaan
Fatma juga mengunjungi Pos Kesehatan Jiwa (Poskeswa) Mergo Waras binaan Puskesmas Dukuhklopo. Bersama Poskeswa Mantap Jiwa di Kecamatan Sumobito, fasilitas ini menjadi ruang rehabilitasi dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas psikososial.
Di sana layanan mencakup rehabilitasi sosial, terapi, pelatihan keterampilan, serta pendampingan usaha. Penerima manfaat diperkenalkan sebutan penghormatan "para tersayang" sebagai bentuk penghargaan terhadap martabat mereka.
"Bagi saya, sebutan itu mengingatkan kita semua bahwa setiap orang membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan penerimaan, terutama ketika sedang menghadapi masa-masa sulit dalam hidupnya,"
Respons peserta dan layanan tambahan
Selain penyaluran bantuan materiil, kegiatan bakti sosial menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan sekitar 100 peserta, termasuk kader Posyandu. Layanan kesehatan ini melengkapi rangkaian intervensi non-medis yang diberikan.
"Jangan pandang bantuan ini sebagai tujuan akhir. Jadikan ini pemantik semangat untuk terus melangkah menuju kemandirian dan peningkatan kualitas hidup,"
Dampak dan kolaborasi
Kemensos menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat setempat. Kolaborasi itu dinilai krusial untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan dan memastikan penyandang disabilitas mendapatkan akses kerja, pendidikan, dan kehidupan bermartabat.
Program ATENSI mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan dasar, rehabilitasi sosial, terapi, dan dukungan ekonomi—sebuah pendekatan yang menegaskan bahwa pemulihan tidak cukup hanya melalui layanan medis semata.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Metro Sita Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Jelang Aksi
Polda Metro Jaya menyita puluhan sajam, airsoft gun, jeriken bensin, dan 201 botol diduga molotov saat penga...
Polda Metro Jaya Amankan 65 Orang Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko
Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang diduga terafiliasi kelompok anarko menjelang aksi di DPR/MPR; polisi m...
Dukcapil Nagekeo Percepat Dokumen Kependudukan untuk Korban Gempa
Dukcapil Nagekeo jemput bola cetak e-KTP dan akta lahir bagi pengungsi gempa sejak 25 Agustus 2026 untuk men...
Prabowo Berangkat ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 NU
Presiden Prabowo berangkat ke Jombang, 27 Agustus 2026, untuk membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pond...
Kementerian Kawal Pemulihan UMKM Sumatra hingga 2028
Kementerian UMKM memprioritaskan pemulihan ekonomi di Aceh, Sumut, dan Sumbar dengan pendampingan berkelanju...
DPR Tetapkan Pengesahan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026
DPR menetapkan pengesahan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026 dan membuka agenda dengar pendapat publi...