Mentan Tambah Anggaran Pertanian untuk Papua Rp3,2 Triliun
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan penambahan alokasi anggaran pembangunan pertanian untuk Papua. Pengumuman disampaikan saat dialog dengan masyarakat di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu 5 Juli 2026. Langkah ini diambil karena program pengembangan pertanian di Wanam terbukti meningkatkan produksi dan kesejahteraan warga setempat.
Penyesuaian anggaran dan target wilayah
Amran menyatakan kementerian menyesuaikan anggaran agar program serupa bisa menjangkau lebih banyak daerah di Papua. Ia mendorong pemerintah daerah segera mengajukan usulan tambahan untuk tahun depan. "Saya sampaikan tolong usulkan. Kita siapkan tahun depan anggaran tambahan," ucapnya.
Rencana di Wanam: sawah 250 hektare dan dukungan teknologi
Menanggapi aspirasi warga, Amran menyetujui pembukaan lahan sawah seluas sekitar 250 hektare di Wanam. Pemerintah menargetkan pengerjaan lahan itu dimulai dan selesai pada tahun ini. Selain membuka lahan, kementerian juga menambah bantuan traktor, membangun jaringan irigasi, dan menerapkan teknologi pertanian modern.
"Insyaallah selesai tahun ini. Kami kirim traktor lagi, irigasi kami bangun, teknologi modern juga kita terapkan di Wanam,"
Respons masyarakat dan dukungan lokal
Komitmen itu disambut antusias masyarakat Wanam. Tokoh masyarakat Mama Yasinta menyebut pembangunan pertanian sebagai harapan lama warga setempat.
"Aspirasi masyarakat yang selama ini kami tunggu dan kami rindu. Sehingga lewat kuasa Tuhan kami sudah bertemu,"
Kepala Kampung Wanam sekaligus pemilik hak ulayat, Arnold Awalik, menyatakan warga mendukung penuh program pemerintah. Menurutnya, lahan persawahan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat.
"Kami menerima program pemerintah di atas tanah ulayat kami. Kami ingin punya lahan persawahan sendiri supaya orang Papua bisa sejahtera,"
Dukungan untuk provinsi lain dan komoditas unggulan
Permintaan program serupa datang dari berbagai provinsi di Papua. Daerah yang mengajukan antara lain Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Setiap daerah akan memperoleh dukungan yang disesuaikan dengan karakteristik komoditas unggulannya.
Pemerintah menyiapkan paket peralatan untuk wilayah tertentu. Papua Pegunungan dan Papua Tengah akan menerima masing-masing 100 ribu paket peralatan pertanian. Selain itu, bantuan diarahkan pada pengembangan kopi, kakao, sagu, kedelai, dan komoditas lain sesuai potensi wilayah.
Anggaran dan catatan akhir
Sebelumnya pemerintah mengalokasikan bantuan pertanian senilai Rp1,3 triliun untuk Papua Selatan pada 2026, meliputi alat mesin, irigasi, jalan usaha tani, gudang, dryer, dan pengembangan lahan. Kini, total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan pertanian di Papua pada 2026 mencapai sekitar Rp3,2 triliun. Dalam dua tahun terakhir, dukungan pemerintah untuk sektor pertanian di Papua telah mencapai sekitar Rp5,3 triliun.
"Alhamdulillah kami ubah anggaran demi Papua yang kita cintai. Semua disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan keunggulan daerahnya,"
Amran menegaskan seluruh pembangunan dibiayai pemerintah dan hasilnya diperuntukkan bagi masyarakat. "Pemerintah yang kerjakan, anggaran dari pemerintah. Setelah jadi semua ini milik rakyat," ujarnya. Program ini diharapkan memperkuat kesejahteraan lokal sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...