Olahraga

AS Siap Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2038

Bagikan:
Stadion modern di Amerika Serikat sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2038

Amerika Serikat menyatakan membuka peluang untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2038. Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Satuan Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Giuliani mengatakan AS memiliki infrastruktur dan pengalaman yang memadai untuk kembali menyelenggarakan turnamen sepak bola terbesar dunia. Namun, ia menegaskan pemerintah tetap memprioritaskan kesuksesan Piala Dunia 2026 sebelum mempertimbangkan pencalonan untuk 2038.

Alasan AS mempertimbangkan pencalonan

Menurut Giuliani, AS memiliki stadion modern, jaringan transportasi yang kuat, dan fasilitas pendukung yang luas. Infrastruktur tersebut dinilai mampu mengakomodasi event berskala internasional bahkan jika format turnamen diperluas menjadi 64 tim.

Ia menilai pengalaman penyelenggaraan besar di AS menjadi modal penting. Kapasitas penginapan, bandara internasional, dan sistem keamanan dinilai memenuhi standar untuk event internasional.

Kutipan dari pejabat Gedung Putih

"Saya rasa kami benar-benar bisa melakukannya,"

"Namun saat ini fokus kami adalah memastikan Piala Dunia 2026 menjadi yang terbaik sepanjang sejarah,"

Giuliani menyatakan keberhasilan 2026 akan menjadi tolok ukur sebelum memutuskan langkah pencalonan untuk 2038. Pernyataan tersebut menunjukkan ada kesiapan, namun belum ada keputusan resmi.

Proses pencalonan dan skenario waktu

Sampai saat ini, FIFA belum membuka proses penentuan tuan rumah untuk edisi 2038. FIFA sebelumnya telah menyelesaikan proses bidding untuk Piala Dunia 2030 dan 2034.

Karena itu, pencalonan untuk 2038 kemungkinan menjadi agenda besar FIFA berikutnya. Beberapa negara diperkirakan akan mulai menyiapkan dokumen dan infrastruktur untuk mengikuti proses tersebut.

Dampak potensial jika AS jadi tuan rumah

  • Peningkatan investasi infrastruktur olahraga dan transportasi.
  • Kesempatan memperbesar cakupan pasar sepak bola di AS.
  • Perluasan format turnamen (jika 64 tim) menuntut kapasitas stadion dan logistik lebih besar.

Sementara rencana pencalonan masih bersifat wacana, pernyataan Gedung Putih ini menegaskan bahwa AS memandang diri sebagai kandidat kuat bila akhirnya membuka proses bidding. Keputusan akhir akan bergantung pada hasil dan evaluasi setelah Piala Dunia 2026 selesai.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait