Menperin: 3 Arahan Perkuat Ekosistem Startup Nasional
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengeluarkan tiga arahan untuk memperkuat ekosistem startup nasional pada peluncuran Indo Startup Expo & Forum 2026 di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026. Tujuannya agar startup mampu bertahan, berkembang, dan memenuhi kebutuhan industri melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan ekosistem inovasi.
Tiga arahan strategis
Arahan pertama menempatkan industri nasional sebagai pasar awal (domestic market) bagi startup Indonesia. Kementerian mendorong setiap unit kerja mengidentifikasi persoalan industri yang dapat diselesaikan dengan teknologi.
Arahan kedua menekankan peningkatan kualitas startup agar lebih layak memperoleh investasi. Agus menyatakan keberhasilan tidak lagi diukur dari jumlah startup baru, tetapi dari kemampuan bertahan dan penggunaan solusi oleh industri.
Arahan ketiga berfokus pada penguasaan teknologi strategis serta penguatan kolaborasi antarpelaku ekosistem. Setiap kerja sama teknologi global harus berujung pada peningkatan kapasitas SDM dan kemampuan produksi nasional.
"Sebut saja call for action bagi pengembangan dunia startup nasional. Termasuk kepada diri saya sendiri, teman-teman saya sekalian, kepada pelaku industri startup dan seluruh pelaku ekosistem,"
Data dan posisi Indonesia
Agus menyebut Indonesia memiliki lebih dari 3.100 startup aktif menurut Startup Ranking, menjadikan Indonesia negara dengan jumlah startup terbesar di Asia Tenggara. Namun, kualitas ekosistem masih perlu penguatan: Indonesia berada di peringkat ke-45 Global Startup Ecosystem Index 2026, sementara Jakarta menempati posisi ke-30.
| Indikator | Angka |
|---|---|
| Startup aktif | ~3.100 |
| Peringkat ekosistem (Global) | 45 |
| Peringkat Jakarta | 30 |
| Pendanaan startup 2025 | USD 355 juta |
| Industri pengolahan Q2 2026 (YoY) | 5,32% |
| Kontribusi investasi & ekspor | 39,7% investasi; >82% nilai ekspor |
Tantangan pendanaan dan peluang pasar domestik
Agus menyoroti penurunan pendanaan startup Indonesia sepanjang 2025 menjadi USD 355 juta. Kondisi ini menegaskan kebutuhan peningkatan kualitas agar startup lebih menarik bagi investor.
Di sisi lain, pasar domestik menjadi keunggulan besar. Sekitar 4,43 juta industri kecil dan menengah berpotensi menjadi pengguna solusi teknologi, sehingga permintaan di dalam negeri menawarkan kesempatan nyata bagi startup.
"Startup di banyak negara harus bersusah payah mencari masalah yang layak dipecahkan. Di Indonesia, masalah itu sudah mengantre di depan pintu. Inilah keunggulan komparatif dari Indonesia, bukan mengenai besarnya modal, melainkan besarnya permintaan,"
Dampak terhadap agenda industrialisasi
Menurut Agus, penguatan startup merupakan bagian penting dari agenda industrialisasi nasional. Teknologi dari startup diharapkan meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai tambah yang tidak hanya berasal dari perluasan kapasitas produksi, tetapi juga dari inovasi.
"Nilai tambah yang saya maksudkan tadi tidak lahir hanya dari kapasitas produksi yang diperluas dan diperbesar. Namun nilai tambah itu lahir dari teknologi dan di sinilah kelihatan sangat jelas peran dari startup menjadi sangat penting,"
Penekanan Agus menempatkan tugas pada semua pemangku kepentingan untuk bergerak bersama: memperbaiki kualitas startup, memperkuat transfer teknologi, dan memanfaatkan pasar domestik sebagai batu loncatan menuju daya saing global.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...