Trailer 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali' Hadir, Davina Dalami Peran
Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali merilis poster dan trailer perdana pada 26 Juni 2026 di Travoy Hub, Jakarta, dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026. Film drama keluarga ini menampilkan Davina Karamoy, Farhan Rasyid, Nadzira Shafa, Vonny Anggraini, Bismo Satrio, dan Mazaki Ahmad, serta digarap oleh sutradara Amrul Ummami dan penulis-produsennya Ali Ghifari.
Perkenalan poster dan trailer
Peluncuran trailer berlangsung dalam press conference di Travoy Hub, Jakarta. Acara tersebut memperkenalkan gambaran cerita dan nuansa emosi yang menjadi benang merah film.
Trailer menampilkan momen-momen keluarga yang intim dan konflik batin tokoh utama. Cuplikan itu menegaskan pesan tentang waktu, penyesalan, dan kesempatan untuk memperbaiki hubungan.
Pemain dan tim produksi
Film ini dibintangi pemain-pemain yang sudah dikenal publik dan diproduseri eksekutif oleh Ferly Halim. Berikut daftar pemeran utama:
- Davina Karamoy
- Farhan Rasyid
- Nadzira Shafa
- Vonny Anggraini
- Bismo Satrio
- Mazaki Ahmad
Davina Karamoy dan tantangan memerankan Dinar
Davina mengaku tertarik membaca naskah karena ceritanya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan menyentuh hati. Ia menyebut karakter Dinar sebagai sosok yang berbeda dari kepribadiannya sehari-hari.
"Saya tertarik karena ceritanya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan menyentuh hati," kata Davina Karamoy. "Saat membaca skenario, saya langsung merasa film ini memiliki pesan yang sangat kuat."
Davina menggambarkan Dinar sebagai perempuan pendiam, sederhana, dan lebih tertutup. Perbedaan itu menjadi tantangan yang membuatnya ingin menghidupkan karakter tersebut.
"Karakter Dinar cukup menantang karena saya tidak se-introvert dirinya. Justru tantangan itu membuat saya semakin ingin memerankan Dinar," ujar Davina.
Dalam proses syuting, kedekatan hubungan Dinar dengan Mama Endang disebut Davina sebagai kekuatan emosional utama cerita. Ia juga menuturkan pelajaran yang ia dapat dari karakter tersebut.
"Saya belajar agar tidak mengambil keputusan yang menghilangkan jati diri. Setiap pilihan harus dipikirkan agar tidak berujung penyesalan," kata Davina.
Chemistry antarpemeran
Farhan Rasyid menyatakan tidak mengalami kesulitan membangun chemistry dengan Davina. Keduanya telah bersahabat sejak beberapa tahun sebelum proyek dimulai, sehingga hubungan profesional berjalan alami.
"Kami memang sudah berteman lama sehingga chemistry terbentuk secara alami. Kami juga sering berdiskusi mengenai karakter dan setiap adegan," ujar Farhan Rasyid.
Farhan menilai karakternya, Faiz, sebagai sosok pekerja keras yang tulus mencintai keluarga. Ia menyebut ada persamaan sifat namun juga perbedaan yang harus diadaptasi untuk kebutuhan peran.
"Perbedaan terbesar kami adalah Faiz lebih ekstrover, sedangkan saya cukup introvert. Saya berusaha menyesuaikan diri demi menghidupkan karakter Faiz," katanya.
Tema dan pesan film
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali mengangkat tema keluarga, cinta, pengorbanan, dan penyesalan. Cerita mengajak penonton menghargai waktu sebelum kesempatan itu benar-benar hilang.
Dengan peluncuran trailer ini, penonton mendapat gambaran emosi utama serta konflik yang akan berkembang di layar lebar pada 30 Juli 2026. Film berpotensi membuka diskusi tentang pilihan hidup dan makna penyesalan dalam hubungan keluarga.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Pameran Oesman Effendi: Menbud Fadli Sebut Pilar Seni Rupa Modern
Menbud Fadli menyebut pameran Oesman Effendi di Galeri Nasional sebagai upaya melestarikan memori kebudayaan...
Bernadya Hidupkan Semesta Album Lewat Showcase 25 Juli
Bernadya menggelar album showcase 'Semoga Hanya di Mimpi' pada 25 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan; tiket...
Bernadya: 'Laut yang Tenang' Jadi Arah Album 'Semoga Hanya di Mimpi'
Bernadya menjadikan 'Laut yang Tenang' sebagai pijakan dan single pembuka album 'Semoga Hanya di Mimpi', ung...
Bernadya Rilis Album 'Semoga Hanya di Mimpi' dengan Nuansa 2000-an
Bernadya mengumumkan album 'Semoga Hanya di Mimpi' bertema ketakutan yang diharap hanya jadi mimpi, dengan n...
SHOW Token Perkuat Ekosistem Film Indonesia lewat Blockchain dan AI
SHOW Token diluncurkan di Jakarta (26 Juni 2026) menawarkan platform berbasis blockchain dan AI untuk pendan...
Guns N' Roses Pastikan Konser Jakarta Tanpa Band Pembuka
Penyelenggara konfirmasi konser Guns N' Roses di Jakarta November 2026 digelar tanpa band pembuka; fokus pad...