402 Rumah Sakit Angker Korea Wakili Indonesia di BIFAN 2026
MD Pictures membawa film horor 402 Rumah Sakit Angker Korea ke panggung internasional setelah resmi terpilih tayang dan menggelar world premiere di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026 di Korea Selatan. Pemutaran perdana berlangsung 3 Juli 2026 di Bucheon City Hall Main Theater, dengan sesi kedua pada 11 Juli di LOTTE Cinema Bucheon 3.
Jadwal dan lokasi pemutaran
Penayangan world premiere dijadwalkan pada 3 Juli 2026 pukul 19.00–21.20 waktu setempat di Bucheon City Hall Main Theater, venue utama festival. Sesi kedua akan berlangsung pada 11 Juli 2026 pukul 10.30–12.20 di LOTTE Cinema Bucheon 3.
Tiket untuk penayangan festival telah dijual secara daring melalui situs resmi BIFAN. Selain pemutaran, agenda festival juga menghadirkan sesi talkshow yang melibatkan sutradara dan pemeran film.
Reaksi sutradara dan pemeran
Sutradara Anggy Umbara menyatakan bangga atas kesempatan memperkenalkan karyanya di panggung internasional. Ia menilai seleksi oleh festival merupakan pengakuan penting bagi perfilman horor Indonesia.
"Kami sangat bersyukur dan bangga pihak BIFAN mengapresiasi visi ini. Sekaligus menempatkan film kami di panggung utama mereka," ujar Anggy Umbara.
Pemeran Juna Arbani Yasiz bercerita tentang pengalaman unik saat syuting, terutama adegan yang menuntut keberanian dan nuansa seram di lokasi syuting.
"Saya merinding hebat ketika harus merapalkan mantra Jelangkung dalam bahasa Korea di set yang luar biasa creepy. Saya sangat tidak sabar melihat reaksi penonton yang bersiap untuk diteror habis-habisan tanpa ampun di dalam bioskop," kata Arbani Yasiz.
Sinopsis singkat
Film ini mengikuti sekelompok kreator konten horor Indonesia bernama Para Pencari Hantu yang mengejar rekor tiga juta penonton live streaming. Mereka mendatangi Rumah Sakit Yong Won di Korea Selatan untuk melakukan ritual Jelangkung berbahasa Korea.
Konflik memuncak ketika entitas gaib mulai meneror sekitar Ruang 402, menempatkan para kru dan tokoh lain dalam bahaya supranatural sepanjang cerita.
Makna dan prospek
Partisipasi film ini di BIFAN memperkuat jejak MD Pictures dalam kancah internasional dan membuka peluang bagi film horor Indonesia tampil lebih luas. Kehadiran di festival bergengsi juga memberi kesempatan bertemu audiens global serta mendapatkan perhatian kritikus dan buyer internasional.
Dengan jadwal pemutaran dan sesi diskusi yang telah direncanakan, film ini berpeluang menarik minat penonton festival dan menambah daftar karya Indonesia yang mewakili negara di panggung dunia.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...