Amorim Minta Maaf ke Fans MU Usai Gabung AC Milan
Ruben Amorim meminta maaf kepada pendukung Manchester United setelah absen memberi pernyataan pasca-pemecatan pada Januari 2026. Kini ia resmi meneken kontrak tiga tahun dengan AC Milan dan mengaku bangga pernah melatih MU selama 14 bulan.
Permintaan maaf dan pengakuan kesalahan
Amorim mengaku melakukan beberapa kesalahan selama menangani MU. Ia menyampaikan penyesalan karena tidak sempat berpamitan langsung kepada suporter klub Inggris itu.
"Sulit menjelaskan kesalahan itu karena saya harus menerangkan seluruh konteks pengalaman terakhir. Satu hal yang bisa saya sampaikan adalah saya belajar banyak dan memang melakukan beberapa kesalahan," kata Amorim.
Dalam pernyataannya, pelatih 41 tahun itu menegaskan bahwa pengalaman tersebut memberi pelajaran berharga dan memotivasinya untuk tampil lebih baik di masa depan.
Belum ada pesan perpisahan publik
Sejak meninggalkan Old Trafford pada Januari 2026, Amorim tidak mengeluarkan pernyataan publik dan memilih tak mengunggah pesan perpisahan di akun media sosialnya. Ia mengakui hal itu dan menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar Setan Merah.
"Saya tidak sempat berbicara kepada pendukung MU dan saya meminta maaf. Namun, saya sangat bangga pernah menjadi pelatih mereka selama satu tahun," ujarnya.
Perkenalan resmi di AC Milan
Amorim diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih baru AC Milan pada Rabu, 8 Juli 2026. Pada sesi konferensi pers tersebut, pertanyaan tentang klub lamanya muncul pada bagian akhir sesi.
Kontrak tiga tahun yang diteken menandai kembalinya Amorim ke aktivitas kompetitif setelah jeda sejak kepergiannya dari Manchester. Ia menyatakan akan mempertahankan prinsip yang diyakininya sekaligus belajar dari pengalaman terakhir.
Kesempatan melawan mantan klub
AC Milan direncanakan bertemu Manchester United pada laga pramusim terakhir yang digelar di Polandia pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pertandingan itu akan menjadi kesempatan pertama bagi Amorim menghadapi mantan klub sejak kepergiannya awal tahun ini.
Waktu dan tempat laga memberikan konteks tambahan bagi babak baru karier Amorim bersama Rossoneri, sekaligus menjadi momen pengukur bagi hasil pembelajaran yang diakui pelatih asal Portugal tersebut.
Amorim menutup pernyataannya dengan tekad untuk menjadi pelatih yang lebih baik, sambil tetap mempertahankan nilai dan pendekatan yang ia yakini.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
BRI Grand Final IPL Season 2 Resmi Dimulai di Cibubur
BRI Grand Final IPL Season 2 dimulai di Trans Studio Mall Cibubur pada 26 Agustus 2026 dengan upacara pembuk...
Yunus Nusi Resmi Jadi Komisaris Utama PT LIB, Glenn Sugita Dipertahankan
Yunus Nusi ditunjuk Komisaris Utama PT LIB menggantikan Zainudin Amali; Glenn Sugita dan Muhammad Lutfi teta...
TC Selesai di Thailand, Persebaya Kembali dan Siapkan Launching
Persebaya rampungkan TC sembilan hari di Thailand dan kembali ke Surabaya 27 Agustus 2026 sebagai persiapan...
Savio Cetak Gol Debut, Tottenham Bungkam Charlton 5-1
Savio mencetak gol debut saat Tottenham menang telak 5-1 atas Charlton dan melaju ke putaran ketiga Carabao...
Fenerbahce ke Liga Champions usai Kalahkan Lyon 2-1
Fenerbahce memastikan tiket fase grup Liga Champions usai kalahkan Lyon 2-1 di Groupama Stadium, Kamis 27 Ag...
Debut Lanny/Ester Tumbang di Pontianak International Challenge 2026
Lanny/Ester kalah 13-21, 21-15, 13-21 dari Kim/Lee di Pontianak IC 2026; debut ganda baru ini jadi pelajaran...