Al Nassr Menang 3-2, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan
Al Nassr meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Al Ettifaq pada pekan ketiga Liga Roshn Saudi, namun laga itu memicu perdebatan terkait dua keputusan wasit, menurut pakar perwasitan Mohamed Kamal Reesha pada Rabu, 26 Agustus 2026. Insiden pertama berawal dari proses tendangan bebas yang berujung kartu merah kepada kiper Bento Matheus. Insiden kedua terjadi pada duel Cristiano Ronaldo di kotak penalti menit ke-38 yang menurut Reesha layak mendapat perhatian VAR.
Insiden kartu merah Bento
Al Nassr dipaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-12 setelah Bento menerima kartu merah langsung. Keputusan itu muncul setelah aksi yang berawal dari pelanggaran terhadap Salem Al Najdi, kemudian cepat dieksekusi oleh Ryan Mmaee menuju Moussa Dembélé.
Dembélé berhasil melewati garis pertahanan Al Nassr, berhadapan dengan Bento, dan dijatuhkan di sekitar area penalti. Reesha menilai kartu merah untuk Bento pada dasarnya tepat karena kiper menghalangi peluang gol yang jelas.
Seandainya wasit Mohammed Al Huwaish menghentikan permainan dan mengeluarkan kartu kuning kepada Al Najdi, pemain Al Ettifaq tidak akan diizinkan melanjutkan permainan dengan cepat
Namun Reesha menyoroti proses eksekusi tendangan bebas yang mendahului keputusan wasit. Menurut dia, masalah utama adalah bola dimainkan sebelum dalam keadaan diam.
Kesalahannya terletak pada eksekusi pelanggaran yang dilakukan pemain Al Ettifaq saat bola dalam keadaan bergerak. Padahal seharusnya bola diam terlebih dahulu sebelum dilanjutkan
Duel Cristiano Ronaldo di kotak penalti
Insiden kedua terjadi pada menit ke-38 di kotak penalti Al Ettifaq. Reesha menyebut bek Al Ettifaq berhasil menyentuh bola lebih dahulu dengan sundulan, namun upaya kiper Turki Al Baljoush gagal lalu terjadi tabrakan dengan Cristiano Ronaldo yang membuat penyerang Portugal terjatuh.
Bek Al Ettifaq berhasil menjangkau umpan silang dan menghalaunya dengan kepala. Sementara upaya kiper gagal lalu ia bertabrakan dengan Ronaldo dan menjatuhkannya
Reesha menilai ada kelalaian dari kiper Al Ettifaq dan menyatakan kejadian tersebut seharusnya ditinjau oleh VAR untuk mempertimbangkan penalti.
Dampak dan rekap pertandingan
Kendati sempat tertinggal dua gol dan kehilangan kiper sejak awal, Al Nassr bangkit pada babak kedua untuk membalikkan keadaan dan menang 3-2. Kemenangan itu menjadi semakin dramatis karena dicapai dalam kondisi timpang sejak menit awal.
Perdebatan tentang eksekusi tendangan bebas dan keputusan yang melibatkan VAR mempertegas sorotan publik terhadap konsistensi prosedur wasit. Reesha menegaskan bahwa meski ada kesalahan prosedural dalam eksekusi tendangan bebas, itu tidak mengubah penilaiannya atas kebenaran kartu merah Bento.
Kontroversi ini membuka kembali diskusi tentang penerapan aturan saat pelanggaran dan peran VAR dalam memastikan keputusan krusial. Publik dan pengamat kini menunggu apakah otoritas kompetisi akan mengeluarkan klarifikasi atau rekomendasi terkait prosedur eksekusi tendangan bebas dan tinjauan VAR ke depan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Mathew Baker Dipromosikan ke Skuad Utama Melbourne City
Mathew Baker, 17 tahun, dipromosikan ke skuad utama Melbourne City untuk A-League 2026/2027 dengan kontrak h...
Emmanuel Petit Serang Kepemimpinan FIFA, Desak Reformasi
Emmanuel Petit dan mantan pemain menandatangani surat terbuka 24 Agustus 2026, mendesak reformasi FIFA atas...
Xavi Siap Sulap Belanda Dominan dengan Total Football
Xavi Hernandez janji kembalikan total football untuk membuat Belanda dominan; debutnya lawan Jerman 24 Septe...
Luis Enrique Kritik Rentannya Lini Belakang PSG Jelang Lille
Luis Enrique mengkritik konsentrasi lini belakang PSG dan menyorot masalah transisi jelang laga tandang lawa...
Spalletti Frustrasi, Debut Muani Belum Menyala di Juventus
Spalletti kecewa dengan debut Randal Kolo Muani di Juventus melawan Frosinone; penyerang belum efektif meski...
Persib Target Juara Musim 2026/27, Bawa 32 Pemain
Persib bawa 32 pemain dan rekrutan baru, target juara keempat beruntun musim 2026/27 sambil persiapan play-o...