Akuisisi 20% Saham TRUK, Gabriel Rey dan Andry Hakim Siapkan Strategi
Gabriel Rey, pendiri dan CEO TRIV, bersama investor Andry Hakim resmi mengakuisisi total 20 persen saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) pada 22 September 2026. Transaksi ini mengubah komposisi pemegang saham dan dimaknai sebagai langkah awal agenda transformasi korporasi.
Rincian transaksi
Dalam transaksi tersebut, saham yang semula dimiliki Catur Dharma Anugerah dialihkan ke dua pihak. Komposisi kepemilikan setelah akuisisi adalah sebagai berikut:
- Gabriel Rey menguasai 15 persen melalui PT Pukul Rata Kanan.
- Andry Hakim memiliki 5 persen melalui PT Hakimson Growth Capital.
Masuknya kedua investor ini dianggap sebagai langkah strategis, bukan sekadar penempatan modal. Perubahan kepemilikan membuka ruang bagi perumusan kembali arah bisnis TRUK.
Reaksi pasar dan pergerakan saham
Pasar merespons berita akuisisi dengan peningkatan ketertarikan pada saham TRUK. Dalam sepekan terakhir, harga saham tercatat menguat 20,34 persen.
Dalam periode satu bulan, lonjakan lebih tajam terlihat yakni naik 115,15 persen. Pada perdagangan 18 September 2026, saham TRUK ditutup pada level Rp1.420, naik 9,65 persen dalam sehari.
Pernyataan Gabriel Rey
Gabriel Rey menegaskan bahwa langkah ini bukan semata investasi jangka pendek. Ia menyebut akuisisi sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk memperkuat arah korporasi dan mengoptimalkan potensi bisnis perusahaan.
Akuisisi ini bukan sekadar investasi. Kami masuk untuk membawa strategi baru, memperkuat arah korporasi, dan membuka babak baru bagi TRUK.
Fokus kami jelas: mendorong transformasi bisnis, mengoptimalkan potensi perusahaan, dan membangun pertumbuhan yang lebih kuat ke depan.
Pernyataan itu disampaikan Gabriel Rey kepada media pada Selasa, 22 September 2026.
Arah strategi dan langkah ke depan
Hingga kini, detail implementasi strategi dan bentuk transformasi belum dipaparkan secara rinci. Namun, pihak investor menegaskan fokus awal pada penguatan fundamental perusahaan dan optimalisasi lini bisnis yang sudah ada.
Selain penguatan internal, pengembangan peluang bisnis baru juga masuk agenda. Rencana itu akan dilaksanakan bertahap sesuai kebutuhan dan hasil evaluasi manajemen TRUK.
Dengan akuisisi 20 persen ini, TRUK memasuki fase baru yang menitikberatkan pada transformasi dan penciptaan nilai tambah bagi pemegang saham.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
IHSG Menguat 0,3% ke 6.297,95 pada Pembukaan, Peluang Rebound
IHSG menguat 0,3% ke 6.297,95 pada pembukaan 23 Sept 2026; analis BNI Sekuritas memproyeksikan potensi rebou...
UPT Kementan Gelar Audit Internal ISO di BBPP Binuang
BBPP Binuang menggelar audit internal ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016 pada 22 Sept 2026 untuk tingkatkan mu...
Pertamina Patra Niaga dan KPK Perkuat Tata Kelola Pasokan Energi
Pertamina Patra Niaga dan KPK memperkuat tata kelola pengadaan BBM dan LPG pada 22 September 2026 untuk menj...
KAI Services Latih 25 Pekerja Tanggap Darurat di Bogor
KAI Services melatih 25 pekerja perkeretaapian di Basarnas Bogor (20-26 Sept 2026) untuk meningkatkan kemamp...
DPR Dorong UMKM Naik Kelas lewat Transformasi Digital dan Pembiayaan
Komisi VII DPR mendorong UMKM naik kelas lewat legalitas, pembiayaan, dan transformasi digital agar menjadi...
IHSG Menguat Tipis ke 6.392, Turunnya Harga Minyak Jadi Katalis
IHSG menguat tipis ke 6.392 pada 22 Sept 2026, terdorong turunnya harga minyak dan perubahan aturan DINFRA B...