AKDA Desak DPRD Sumut Gelar RDP Bahas Konflik UDA Medan
MEDAN — Aliansi Keadilan Darma Agung (AKDA) menyerahkan surat ke DPRD Sumut, Senin (22/6), mendesak digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyelesaikan konflik di Universitas Darma Agung (UDA) Medan yang berdampak pada mahasiswa, dosen, dan pegawai.
Surat dan agenda yang diminta
AKDA menitipkan surat melalui bagian sekretariat DPRD Sumut dan meminta agar persoalan itu segera dimasukkan ke Badan Musyawarah (Banmus). Tujuannya agar RDP dapat diagendakan pada awal bulan depan.
Koordinator AKDA, Liston Hutajulu, mengatakan pihaknya berharap Ketua DPRD dan Komisi E yang membidangi pendidikan mendorong Banmus untuk menjadwalkan RDP tersebut.
Kita baru saja mengantarkan surat ke DPRD Sumut. Mohon Ketua DPRD dan Komisi E segera melakukan Banmus akhir bulan ini supaya RDP dapat diadakan awal bulan depan
Siapa saja yang harus hadir
Dalam RDP, AKDA menuntut hadirnya seluruh pihak terkait. Mereka menekankan perlunya keterlibatan LLDIKTI Wilayah I, kedua yayasan yang berselisih, perwakilan mahasiswa, dosen, dan pegawai.
Kepala LLDIKTI harus hadir. Kemudian kedua yayasan, perwakilan mahasiswa yang dipersulit pindah, perwakilan dosen, serta para pegawai yang belum dibayarkan haknya seperti THR dan gaji bulanan
Langkah pelaporan ke lembaga lain
Selain surat ke DPRD Sumut, AKDA berencana melaporkan masalah ini ke DPR RI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta Ombudsman RI. Liston menilai konflik yang berlangsung hampir setahun itu tidak boleh dibiarkan tanpa campur tangan negara.
Ia juga menyatakan AKDA tidak memihak salah satu yayasan, melainkan memperjuangkan hak-hak mahasiswa, dosen, dan pegawai yang terdampak.
Delapan poin tuntutan
Dalam suratnya AKDA menyampaikan delapan poin tuntutan utama sebagai berikut:
- Mendesak Yayasan AHU 2025 menyelesaikan proses perpindahan homebase dosen yang belum jelas.
- Meminta kejelasan pencairan Beban Kerja Dosen (BKD) oleh LLDIKTI Wilayah I Sumut.
- Meminta penjelasan resmi soal ijazah yang diterbitkan Agustus 2025 tetapi kemudian dinyatakan tidak sah.
- Penyelesaian administrasi mahasiswa yang sudah pindah ke perguruan tinggi lain.
- Penghentian penagihan biaya kuliah kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan kewajiban akademik.
- Klarifikasi informasi soal dugaan eksekusi gedung UDA oleh ahli waris almarhum Dr T.D. Pardede.
- Mendesak pembayaran gaji dan THR dosen serta pegawai yang belum diterima.
- Meminta kejelasan status pegawai yang dirumahkan dan pemenuhan hak ketenagakerjaan mereka.
Dampak dan harapan ke depan
AKDA menegaskan mahasiswa, dosen, dan pegawai tidak boleh menjadi korban dualisme yayasan dan konflik internal. Liston menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah anggota DPRD Sumut untuk membuka jalan menuju RDP.
Ia juga mendukung langkah pemerintah mengambil pengelolaan sementara terhadap UDA bila diperlukan, agar hak akademik dan ketenagakerjaan terjamin.
Kalau memang berkonflik, silakan berkonflik. Tetapi jangan korbankan hak mahasiswa, hak dosen dan para pegawai yang sudah lama mengabdi
AKDA berharap DPRD Sumut memprioritaskan masalah ini dalam RDP sehingga tabir persoalan dapat terbuka dan solusi yang adil serta transparan dapat segera ditemukan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kompolnas Tinjau Nominator Kompolnas Awards 2026 di Polres Simalungun
Tim Kompolnas kunjungi Polres Simalungun untuk menilai Aiptu Bona Sinaga sebagai nominator Kompolnas Awards...
Pangdam I/BB Kunjungi Simalungun, Pemkab Tekankan Sinergitas
Pangdam I/Bukit Barisan kunjungi Simalungun pada 19 Agustus 2026; Pemkab dan TNI perkuat sinergi mendukung p...
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...
10.003 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 di Langsa
Sebanyak 10.003 peserta dari 105 satuan pendidikan meriahkan Pawai Alegoris, Sepeda Hias, dan Becak Hias HUT...