Nasional

Aceh Utara Diminta Lengkapi Syarat Sekolah Rakyat

Bagikan:
Pertemuan Bupati Aceh Utara dan Wakil Menteri Sosial terkait Sekolah Rakyat

Aceh Utara diminta melengkapi persyaratan teknis untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Permintaan itu disampaikan saat audiensi Bupati Aceh Utara dengan Wakil Menteri Sosial di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

Permintaan kelengkapan syarat

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan masih ada sejumlah catatan yang harus diselesaikan pemerintah daerah. Catatan itu berkaitan terutama dengan kesiapan lahan dan kondisi bangunan lama di lokasi yang diusulkan.

Masih ada beberapa catatan yang perlu diselesaikan. Salah satunya terkait bangunan existing di lokasi usulan

Agus Jabo menegaskan bahwa ada pula rencana penambahan lahan yang harus memenuhi persyaratan sebelum lokasi dapat dinilai kembali.

Ada juga rencana penambahan lahan. Persyaratan itu harus lebih dulu dipenuhi

Rencana penambahan lahan dan pembongkaran

Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat menjelaskan bangunan lama di lokasi perlu dibongkar, serta dokumen kesiapan lahan harus dilengkapi oleh pemerintah kabupaten. Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil menyatakan pemerintah daerah siap menindaklanjuti catatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten berencana menambah luas lahan dari 5 hektare menjadi 8 hektare. Menurut Bupati, setelah persyaratan administratif dan teknis selesai, lokasi akan kembali diasesmen bersama tim terkait.

Setelah dua hal itu selesai, lokasi akan kembali diasesmen. Penilaian dilakukan bersama Sekber dan Kementerian PU

Rehabilitasi pascabencana dan penambahan kuota bantuan

Di luar pembahasan Sekolah Rakyat, pertemuan itu juga membahas rehabilitasi pascabencana. Pemerintah berencana menambah kuota penerima bantuan untuk masyarakat terdampak.

  • Jaminan hidup (jadup) bagi keluarga terdampak
  • Bantuan isi hunian untuk perbaikan rumah sementara
  • Stimulus sosial ekonomi bagi pemulihan mata pencaharian

Untuk tahap sekarang kami sedang menambah kuota penerima bantuan. Termasuk jadup dan stimulus sosial ekonomi

Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Masriani Mansyur, menyatakan data usulan telah diterima dan akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat satuan tugas. Agus Jabo juga mengingatkan masyarakat agar bersabar menunggu proses administratif dan penganggaran selesai.

Proses penganggaran sedang berjalan. Usulan program tersebut telah diajukan

Proses selanjutnya

Pemerintah daerah diminta menuntaskan pembongkaran bangunan lama, melengkapi dokumen lahan, dan mengurus persyaratan penambahan lahan sebelum tim penilai melakukan asesmen ulang. Jika semua terpenuhi, pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat melanjutkan tahap perencanaan dan penganggaran.

Langkah ini diharapkan mempercepat realisasi fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi masyarakat setempat, sekaligus memastikan bantuan rehabilitasi pascabencana dapat menjangkau keluarga yang paling membutuhkan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait