Aceh Jajaki Investasi Rusia untuk Percepatan Ekonomi
Pemerintah Provinsi Aceh mengadakan pertemuan dengan perwakilan Business Council Federasi Rusia untuk membahas rencana kerja sama investasi. Pertemuan digelar di Keraton At The Plaza, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6). Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, bertemu langsung dengan Mikhail Kuritsyn untuk merumuskan program yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang investasi asing ke Aceh.
Rangka pembahasan dan tujuan
Pembicaraan menitikberatkan pada penyusunan program-program konkret yang dapat mendorong roda perekonomian Aceh. Fokusnya pada penciptaan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat bawah melalui investasi yang terarah.
Dalam pertemuan, kedua pihak mengidentifikasi beberapa sektor prioritas yang potensial untuk kerja sama, termasuk energi, infrastruktur, dan pariwisata. Aceh menegaskan kesiapan membuka peluang bagi investor yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan sektor-sektor tersebut.
Kutipan Sekda Aceh
Pertemuan ini merupakan langkah maju untuk membuka pintu sinergi yang lebih luas. Kami membahas beberapa rencana kerja konkret. Fokus utama Pemerintah Aceh adalah memastikan setiap investasi yang masuk nantinya bisa langsung berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat bawah
M. Nasir menegaskan komitmen Provinsi Aceh untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif bagi investor global, termasuk dari Rusia. Pernyataan itu disampaikan seusai pertemuan sebagai penegasan arah kebijakan yang akan dijalankan.
Tanggapan dari pihak Rusia
Perwakilan Business Council Federasi Rusia, Mikhail Kuritsyn, menyambut baik paparan dan keterbukaan Pemerintah Aceh. Ia menyatakan komitmen untuk menjajaki dan memperdalam sinergi agar rencana kerja sama dapat diimplementasikan secara nyata.
Langkah tindak lanjut
Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti poin-poin kerja sama ke tahap yang lebih teknis. Tujuannya adalah mempercepat realisasi investasi di Aceh melalui pembahasan detail proyek, mekanisme investasi, serta jadwal implementasi.
Dengan langkah ini, Pemerintah Aceh berharap investasi yang masuk tidak hanya berskala besar secara finansial, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi peningkatan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Aceh untuk memperluas jaringan kerja sama internasional dan memaksimalkan potensi daerah melalui investasi yang terarah.
Berita Terkait
Kapolsek Siantar Selatan Serahkan Sembako ke Warga Kurang Mampu
Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Suhairi Marbun, mengunjungi dan menyerahkan paket sembako kepada warga kurang...
Rakerda Forwakum Sergai-Tebing Tinggi dan Penyerahan SK Pengurus
Forwakum Sergai-Tebing Tinggi menggelar Rakerda dan penyerahan SK kepengurusan di Pantai Cemara Kembar untuk...
Wali Kota Pematangsiantar Pimpin Jumpa Berlian di Blok 3
Wali Kota Wesly Silalahi pimpin Jumpa Berlian di Blok 3 Sibatubatu, Jumat (5/6), membersihkan drainase dan s...
Brimob Amankan 18 Pemuda dan Sita 12 Motor di Medan
Brimob Polda Sumut menangkap 18 pemuda dan menyita 12 motor usai balapan liar di Jalan Gajah Mada, Medan Bar...
Plh Wali Kota Tanjungbalai Lepas Siswa SDN 132406
Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas siswa SDN 132406 dan memberi pesan agar agama, ilmu...
Pilkades Subulussalam Agustus 2026: Forkopimda Dijadwalkan Rapat Pekan Depan
Forkopimda Subulussalam dijadwalkan rapat pekan depan menyusul persiapan Pilkades Serentak Agustus 2026 di 3...