7 Langkah Packing untuk Kurangi Risiko Kerusakan Paket
J&T Cargo mengimbau pengirim memperhatikan teknik packing agar paket tiba aman. Pada Senin, 20 Juli 2026, Network Training Supervisor Muhammad Danu Permadi menyebut tujuh langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko kerusakan selama distribusi.
Langkah praktis sebelum mengirim
Berikut panduan singkat yang disarankan untuk perlindungan barang. Langkah ini bertujuan meminimalkan pergeseran dan benturan di dalam kemasan.
- Gunakan bubble wrap untuk melapisi seluruh permukaan barang, terutama sudut dan sisi yang rentan.
- Pilih kardus sesuai ukuran agar barang tidak memiliki ruang gerak berlebih.
- Isi ruang kosong menggunakan foam, kertas, atau bubble wrap sebagai bantalan.
- Perlindungan ekstra pada titik lemah seperti pegangan, sudut, atau permukaan kaca.
- Rekatkan kardus dengan lakban kuat agar kemasan tetap rapat selama pengiriman.
- Gunakan metode double box untuk barang pecah belah atau bernilai tinggi sebagai lapisan tambahan.
- Tempelkan label "Fragile" agar petugas mengetahui perlu penanganan lebih hati-hati.
Kesalahan umum yang harus dihindari
Danu menjelaskan beberapa kesalahan pengirim yang sering terjadi. Kesalahan itu meningkatkan risiko kerusakan meski proses distribusi standar telah dijalankan.
- Penggunaan kardus tidak sesuai ukuran.
- Lapisan pelindung yang minim atau tidak merata.
- Adanya ruang kosong yang membuat barang bergeser selama perjalanan.
"Banyak risiko kerusakan barang sebenarnya dapat diminimalkan melalui persiapan kemasan yang tepat. Karena itu, penting bagi pengirim untuk menyesuaikan metode packing dengan karakteristik barang yang akan dikirim agar perlindungan yang diberikan dapat lebih optimal," kata Muhammad Danu Permadi.
Material yang direkomendasikan
Pilih kardus yang masih dalam kondisi baik dan kokoh. Sesuaikan penggunaan bubble wrap, foam, atau bahan pengisi lain berdasarkan bentuk dan fragilitas barang.
Sementara itu, untuk barang yang berat atau bernilai tinggi, kombinasikan lapisan pelindung dan metode double box agar benturan tidak langsung mengenai barang.
Manfaat dan harapan ke depan
Dengan penerapan teknik pengemasan yang benar, risiko kerusakan dapat ditekan dan pengalaman pengiriman menjadi lebih optimal. Edukasi seperti ini diharapkan meningkatkan kesadaran pengirim sehingga paket tiba di tujuan dengan kondisi yang lebih aman bagi pengirim dan penerima.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...