200 Perwira dan Bhabin Dikerahkan Cegah Karhutla Sejak 27 Agustus
Polri menurunkan 200 peserta didik dan Bhabinkamtibmas sejak 27 Agustus 2026 untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat wilayah prioritas. Operasi berlangsung di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Timur dengan tujuan mengedukasi masyarakat, memetakan titik rawan, dan membantu penanganan api.
Sebaran personel dan tujuan tindakan
Pasukan terdiri atas mahasiswa S2 PTIK, serdik Sespimma, dan siswa Setukpa. Mereka bergerak sebagai Satgas Edukasi Polri untuk menjangkau komunitas dari pintu ke pintu dan lokasi strategis. Pendekatan mencakup edukasi, bantuan kemanusiaan, serta kerja sama lintas sektor.
Rincian kegiatan per wilayah
Di Kalimantan Barat, 104 peserta menerapkan 91 kegiatan di 14 wilayah Polresta dan Polres. Kegiatan itu meliputi edukasi, pembagian masker, bantuan kemanusiaan, pemetaan, koordinasi, dan pemadaman titik api. Di Kalimantan Tengah, 48 peserta melaksanakan 27 kegiatan termasuk pemetaan hot-spot dan pemadaman.
Sumatera Selatan menempatkan 38 peserta di 9 wilayah Polres dengan 41 kegiatan. Metode yang dipakai antara lain edukasi door-to-door, penyuluhan ke kelompok tani, rumah ibadah, hingga talkshow radio. Sementara Kalimantan Timur mengerahkan 10 peserta untuk 16 kegiatan yang fokus pada edukasi, kesehatan, dan doa bersama.
Jenis kegiatan yang dilakukan
- Edukasi dan penyuluhan: kampanye langsung, pembagian masker, pemasangan poster dan pamphlet.
- Pemetaan dan koordinasi: identifikasi hot-spot serta sinergi dengan BNPB dan TNI.
- Pemadaman dan bantuan fisik: pengecekan peralatan dan tindakan di titik api.
- Kemanusiaan dan kesehatan: distribusi sembako dan layanan kesehatan sederhana.
- Spiritual dan kultural: Shalat Istisqa dan doa bersama untuk memohon hujan.
Rekapitulasi dan angka penting
Secara keseluruhan, Satgas mencatat 175 kegiatan lapangan yang telah dilaksanakan. Dari jumlah tersebut, 97 kegiatan berupa edukasi dan penyuluhan langsung kepada masyarakat.
| Wilayah | Peserta | Kegiatan | Ringkasan kegiatan |
|---|---|---|---|
| Kalimantan Barat | 104 | 91 | 55 edukasi, 16 koordinasi/pemetaan, 10 kemanusiaan, 7 pemadaman, 3 spiritual |
| Kalimantan Tengah | 48 | 27 | 16 edukasi, 7 pemetaan/koordinasi, 4 pemadaman |
| Sumatera Selatan | 38 | 41 | 19 edukasi, penyuluhan, pengecekan hotspot, koordinasi |
| Kalimantan Timur | 10 | 16 | 7 edukasi, 3 kemanusiaan, 3 spiritual, 3 sinergitas |
Implikasi dan langkah ke depan
Upaya ini menegaskan pendekatan menyeluruh Polri dari pencegahan hingga penanganan lapangan. Kombinasi edukasi, pemetaan, dan sinergi antarlembaga diharapkan mengurangi risiko kebakaran di musim kemarau. Pemantauan lanjutan dan kesiapan peralatan akan menjadi fokus prioritas dalam pekan mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Puji Muktamar ke-35 NU: Beda Pilihan Tetap Guyub
Presiden Prabowo memuji Muktamar ke-35 NU di Jombang: perbedaan pilihan tetap dijaga rukun, pimpinan baru di...
Prabowo Ajak NU dan Rakyat Bergotong Royong Bangun Kesejahteraan
Presiden Prabowo ajak NU dan rakyat bergotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan, disampaikan pada penu...
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Harus Diakui Industri, Termasuk Internasional
Menaker Yassierli minta sertifikasi kompetensi diakui industri dan internasional agar skill pekerja relevan...
Prabowo Terima Kartanu di Penutupan Muktamar NU, Tegaskan Gotong Royong
Presiden Prabowo menerima Kartanu pada penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang (31/8/2026) dan menegaskan kom...
Kementerian Kebudayaan Luncurkan 5 Jilid Sejarah Indonesia
Kementerian Kebudayaan meluncurkan lima jilid pertama seri 'Sejarah Indonesia' untuk memperbarui historiogra...
Menbud Fadli Zon Dorong Sejarah Indonesia Lebih Indonesia-Sentris
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meluncurkan seri buku yang mendorong penulisan sejarah lebih Indonesia-sentris...