Nasional

100 CTFP: Dukungan Tokoh Dunia bagi Atlet Difabel

Bagikan:
Jenny O menjelaskan 100 CTFP dan dukungan bagi atlet difabel

Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026 — Konsep 100 Celebrities Talk for Para-Athletes (100 CTFP) dinilai mampu mendorong semangat dan apresiasi bagi atlet difabel. Program yang digagas dalam rangka Leading Women of Influence ASEAN 100 CTFP 2026 menghadirkan pesan singkat dari tokoh dunia untuk memberi dukungan moral bagi para paralimpik.

Konsep sederhana namun berdampak

Dalam dialog bersama Pro 3 RRI di Jakarta, Jenny O menyebut konsep 100 CTFP mudah dijalankan tetapi efektif dalam menyentuh hati penerima pesan. Menurutnya, tokoh internasional diminta menulis beberapa kalimat untuk memberi motivasi.

“Sebenarnya konsep 100 CTFP ini menurut saya sangat sederhana, tapi sangat kena. Karena tokoh-tokoh dunia ini mesti menuliskan tiga kalimat cinta untuk memberi support kepada paralimpik dan kaum-kaum difabel,” kata Jenny O.

Jenny menilai pendekatan personal lewat pesan singkat ini membantu membangun hubungan emosional antara publik, tokoh dunia, dan atlet difabel. Ia melihat cara ini efektif untuk menunjukkan bahwa apresiasi tidak selalu harus besar, tetapi konsisten dan tulus.

Tantangan dan apresiasi untuk atlet difabel

Jenny menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi atlet difabel selama latihan dan bertanding. Meski demikian, menurutnya para atlet terus berjuang untuk meraih prestasi bagi negara.

Dia menegaskan pentingnya memberikan penghargaan dan melihat atlet difabel sebagai sosok inspiratif. Dukungan publik dan tokoh dapat menjadi penguat motivasi bagi mereka untuk terus berkarya.

“Saya menyaksikan bahwa karena ini pertama kali saya akhirnya benar-benar melihat paralimpik, atlet-atlet gitu mereka sangat luar biasa. Jadi saya benar-benar berasa tersentuh dengan adanya kegiatan ini,” ujar Jenny.

Harapan ke depan

Jenny berharap inisiatif seperti 100 CTFP berkembang dan memicu lebih banyak program serupa. Menurutnya, penghargaan dan pengakuan yang diberikan melalui pesan singkat dapat menjadi pendorong moral yang berarti bagi atlet difabel.

Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka pandangan masyarakat agar lebih melihat atlet difabel sebagai pelaku olahraga yang berprestasi, bukan hanya sebagai objek simpati.

Dengan momentum ini, dukungan terhadap komunitas atlet difabel dapat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dan inisiatif serupa yang mengedepankan penghargaan serta akses yang setara.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait